Warga Cimande Hilir Pertanyakan Dana Sisa Pembebasan Lahan Wakaf Tol Bocimi

144

BOGOR (Garudanews.id) – Warga Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor mempertanyakan dana sisa pembebasan lahan wakaf di Kampung Tengek dengan luas 1400 meterpersegi yang terkena gusuran pembangunan Tol Bocimi.

Karena di atas lahan tersebut berdiri mushola milik warga, tapi banyak kejanggalan saat ahli wakaf dan warga saat akan mendapatkan tanah pengganti yang tidak melalui musyawarah.

Salah satunya lahan 5000 meter di Kampung Warung Menteng serta 2500 meter yang terletak di Kampung Batu Kembar Desa Ciderum dengan letak terpisah.
Lahan seluas 5000 meter yang terletak di Kampung Warung Menteng ternyata sudah lunas dibayar, namun tidak ada keterbukaan kepada warga mengenai mekanisme pembayaran dan harga lahan pengganti.

“Jadi lahan yang tidak layak sebagai pengganti tersebut ternyata sudah dibeli dengan harga tinggi. Setelah dibeli lahan seluas 5000 seharusnya ada sisa anggarannya,’’ jelas tokoh masyarakat Kampung Tengek, Hudi kepada garudanews.id, Selasa (20/3).

Kata dia, ketika hal ini dipertanyakan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selalu melempar perkara ke Kementrian agama Kabupaten Bogor.

“Makanya kami sebagai warga mempertanyakan terkait dana sisa pembelian lahan ,’’katanya.

Terpisah Kasubag TU kemenag Kabupaten Bogor, Sihab menjelaskan, pihaknya hanya sebagai fasilitator untuk membantu masyarakat.

“Kami hanya fasilitator saja, jadi kalau soal penggantian lahan, itu layak atau tidak bukan wewenang Kemenag,’’ tuturnya. (ded/pend).

Anda mungkin juga berminat