ASDA I Kota Bekasi: Gotong royong sebagai modal sosial

110

BEKASI (Garudanews.id) – Nilai-nilai goyong royong yang tumbuh berkembang dalam masyarakat kota bekasi harus dilestarikan,
untuk integritas sosial peranan masyarakat serta memperkokoh komitmen dalam mendukung pembangunan dikota bekasi.

Hal ini disampaikan Assisten Daerah 1 (ASDA 1) Kota Bekasi, Erwin Effendi, dalam acara Penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV Tingakat Kota Bekasi,  Pendopo Walikota Bekasi, Rabu (18/7).

Erwin Effendi mengatakan gotong royong sebagai modal sosial yang dimaknai dalam bentuk kerjasama dengan berbagi peran dan tugas untuk mengerjakan tugas yakni dengan bahu membahu, memikul beban secara bersama sebagai dari pemberdayaan diri secara kolektif

oleh karena itu elemen dan lembaga masyarakat yang ada dibekasi diharapkan terus bahu membahu serta bergotong royong
mendukung pembangunan yang telah dijalankan oleh pemerintahan kota bekasi sesuai tema bbgrm ke xv dengan Bulan Bakti gotong royong
masyarakat kita tingkatkan peran lembaga masyarakat sebagai mitra kelurahan dalammemberdayakan masyarakat”, kata Asda 1

Untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pemerintah daerah kota bekasi dengan program memberdayakan masyarakat
yaitu memberikan itensif pada kader PKK, posyandu, ketua RW dan RT serta bantuan DKM dan kartu sehat berbasis nik
yang tentunya sangat dirasakan masyarakat.

“salah satu indikator suksesnya program BBGRM ini harus dapat langsung dirasakan oleh masyarakat”, ungkapnya

Diacara penutup BBGRM ini kelurahan cikiwul menjadi juara pertama,
yang diikuti juara kedua Kel. Aren Jaya dan yang ketiga kel. Kota baru
sedangkan juara harapan jatuh kepada Kel. Kaliabang Tengah.

Menjaga nilai gotong royong di masyarakat Kita harus menjaga komunikasi, konsolidasi, dan partisipasi kepada masyarakat”, kata Warsyim Suryan, selaku lurah Cikiwul. (Adv)

Anda mungkin juga berminat