Generasi Muda Bekasi Jangan Lupakan Budaya

69

BEKASI, (Garudanews.id) – Budaya dan tradisi di zaman sekarang ini sangat jarang ditemukan, budaya dan tradisi seakan mulai luntur dan terlupakan oleh genarasi muda. Budaya dan Tradisi seakan tergerus oleh perkembangan tekhnologi yang kian modern.

Menjaga sebuah tradisi bukan perkara mudah, karena kita dihadapkan dengan kecanggihan teknolongi. Kecamatan Mustika Jaya gelar lomba bedug dan Dongdang ke-13. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Zarkasih, serta Rahmat Effendi yang juga diundang sebagai tokoh masyarakat.

Camat Mustikajaya, Ati Rostati melalui Seretaris kecamatan, Nia mengatakan bahwa lomba tersebut adalah juga sebagai sarana untuk menjaga tradisi dan budaya Bekasi.

“Jadi ini harus dilestarikan, karena selain untuk melestarikan budaya, juga memperkuat tali silaturahmi antar masyarakat, seperti sekarang ini kan masyarakat mustika jaya semakin heterogen,” Kata Nia saat wawancara saat lomba bedug dan HUT dongdang ke 13 dengan media di stadion mini, kecamatan Mustika Jaya, Sabtu (14/7).

Ditambahkan Nia, generasi penerus diharapkan dapat menjaga tradisi dan budaya yang ada di kota Bekasi. Selain festival bedug dan dongdang, acara tersebut juga diisi dengan tarian tradisional dan pencak silat.

“Dengan menjaga tradisi dan budaya kan juga sebagai tameng untuk kita dalam menghadapi masa depan,” ujar Nia.

Sementara itu, Rahmat Effendi, sebagai tokoh Kota Bekasi mengatakan bahwa dalam kemasan heterogensi, semua warga kota Bekasi bersatu dalam budaya kota Bekasi.

“Warga yang tinggal di Kota Bekasi ikut merawat, kalau perlu harus ada semua suku ada disni,” kata Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi. (Mam)

Anda mungkin juga berminat