KPU Bogor Gandeng Polisi dan Disdik Verifikasi Berkas Bacaleg

88

BOGOR (Garudanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor gandeng pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan (Disdik)  melakukan verifikasi perbaikan berkas bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

“Sejak 1-7 Agustus 2018, pengecekan keabsahan memang melibatkan instansi di luar KPU dan. kami ada tim pokja. Ada yang melibatkan Kepolisian dan Disdik. Disdik berkaitan dengan keabsahan ijazah dan kepolisian berkaitan dengan keabsahan SKCK dan lainnya,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Teknis, Perencanaan dan Data Ummi Wahyuni kepada garudanews.id, Jum’at (3/8).

.Kata dia,  saat proses verifikasi berkas berlangsung, KPU akan mendiskusikan dengan tim pokja jika terdapat keragu-raguan atas keabsahan berkas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan berkas yang diserahkan calon benar-benar asli dan sesuai.

“Jika ada keragauan, kami bisa mengecek langsung ke instansi terkait. Kira – kira mana yang meragukan sebelum ditetapkan DCS, nanti akan kami diskusikan dengan tim pokja,” terangnya.

Terkait pencoretan nama Bacaleg, Ummi mengaku hal itu bisa dilakukan setelah proses verifikasi selesai. Sebab, nanti akan ketahuan calon mana yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai karena sudah tidak bisa lagi melakukan perbaikan. Dari ratusan bacaleg, Ummi juga mengaku ada beberapa yang mengundurkan diri namun belum didata secara keseluruhan.

“Setelah diverifikasi kami rekap, ketahuan berapa total bacaleg perpartai dan nanti kami umumkan di DCS. Memang ada yang mundur beberapa, karena kalau mundur kan menyertakan surat keterangan mengundurkan diri. Nanti kami data satu persatu,” ujar Ummi.

Setelah verifikasi, 8-12 Agustus 2018 dilakukan penyusunan dan penetapan DCS. 12-14 Agustus 2018 pengumuman DCS anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota dan persentase keterwakilan perempuan. Setelah mengumumkan DCS, KPU membuka masukan dan tanggapan masyarakat selama sembilan hari mulai 12-21 Agustus 2018 atas DCS yang telah diumumkan.

Selanjutnya, KPU akan meminta klarifikasi kepada parpol atas masukan dan tanggapan masyarakat pada 22-28 Agustus dan parpol menyampaikan klarifikasinya ke KPU pada 29-31 Agustus 2018. (ded/pend).

Anda mungkin juga berminat