Melawan Lupa, Korban Penggusuran Bekasi

73

BEKASI, (Garudanews.id) – Ratusan warga korban penggusuran Kelurahan Pekayon dan Jakasetia,Bekasi Selatan yang mengatasnamakan diri mereka dengan Forum Korban Penggusuran Bekasi (FKPB) mendatangi kantor Pemkot Bekasi, Senin (6/8).

Kedatangan mereka terkait dengan penggusuran pada 25 Oktober 2016 yang lalu. Mereka menuntut ganti untung bangunan yang selama ini belum diganti oleh Pemkot Bekasi.

Menurut para peserta aksi, Walikota Bekasi yang saat itu masih dijabat oleh Rahmat Effendi dalam melakukan penggusuran tidak ada sosialisasi dan solusi.

“Kami selama ini belum ada perhatian dari pemkot bekasi, dan dulu alasan dari pengusiran adalah IMB, namun sekarang tambah lagi dengan alasan pembangunan jalan,” kata Abinoto Nababan, Koordinator Aksi

Seperti diketahui, rumah warga yang digusur adalah milik kementerian PUPR yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta ll Jati Luhur. Ada sedikitnya 209 bangunan di 6 Rw yang ada di kelurahan Jakasetia yang saat itu terkena dampak penggusuran, 80 diantaranya tetap bertahan di lahan tersebut.

“Kami juga sempat terpecah karena dijanjikan rusunami sumur batu, namun hingga saat ini belum ada realisasinya,” katanya.

Ia berharap pemerintah Kota Bekasi mau bertanggung jawab atas bangunan warga yang terkena penggusuran pada 2016 yang lalu.

“Banyak warga jakasetia yang tidak mendapatkan ganti rugi, harapan kami pemerintah kota Bekasi mau bertanggung jawab atas penggusuran tersebut,” pungkasnya.(Mam)

Anda mungkin juga berminat