Ahmad Dhani dan Neno Warisman Tak Hadiri Jalan Sehat di Solo

188

JAKARTA (Garudanews.id) – Puluhan ribu warga menghadiri jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018, yang dipusatkan di Bundaran Gladag, Minggu (9/9). Tak hanya dari Kota Solo, mereka juga berasal dari sejumlah daerah di eks Karesidenan Surakarta, yakni Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Sragen Wonogiri dan Karanganyar.

Ketua Panitia jalan sehat, Dadyo Hasto Kuncoro, memperkirakan kegiatan tersebut diikuti lebih dari 50 ribu peserta. Para peserta dilepas dari Bundaran Gladag ke utara, kemudian perempatan Bank Indonesia ke barat menyusuri Jalan Ronggowarsito hingga depan Istana Mangkunegaran belok kiri Jalan Diponegoro hingga Jalan Slamet Riyadi dan berakhir di Bundaran Gladag.

“Ada lebih dari 50 ribu lebih peserta. Panitia juga menyediakan doorprize banyak sekali, ada juga hadiah paket Umrah ke Tanah Suci,” ujar Kuncoro.

Pantauan di lokasi, jalan sehat tersebut batal dihadiri artis Ahmad Dhani dan Neno Warisman. Hingga pukul 7.45 WIB kedua artis yang akhir-akhir ini sering ikut gerakan #2019gantipresiden tersebut tak tampak di sekitar lokasi.

Terkait ketidakhadiran kedua tokoh tersebut, Kuncoro menjelaskan jika mereka telah mengkonfirmasi sejak Kamis lalu. Pentolan Dewa 19, ze saja sudah lama,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut tak terlihat peserta maupun panitia yang mengenakan atribut berbau politik. Termasuk kaos bergambar #2019gantipresiden dan deklarasi terkait tersebut, seperti yang dikhawatirkan sejumlah pihak.

Sejak awal panitia memang memberikan peraturan yang ketat kepada para peserta jalan sehat tersebut. Selain dilarang membawa dan mengenakan atribut berbau politik, peserta juga dilarang membawa senjata tajam, menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan serta keamanan.

“Para peserta memang kita wajibkan untuk menjaga kesopanan, kebersihan, kemudian tidak boleh membawa atribut parpol, menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan dan dilarang merusak fasilitas umum,” terang Syaiful Arifin, salah satu panitia jalan sehat.

Kegiatan tersebut juga mendapatkan pengamanan ketat dari aparat keamanan. Baik Polda Jawa Tengah, TNI maupun pengamanan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). (Mdk/Lya)

Anda mungkin juga berminat