Sandiaga Uno Didemo Mahasiswa Saat Isi Kuliah Umum di UMS

173

SURAKARTA (Garudanews.id) – Aksi demonstrasi mewarnai kunjungan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk mengisi kuliah umum tentang kewirausahaan, Sabtu (22/9).

Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UMS datang ketika Sandiaga sedang mengisi kuliah umum di GOR UMS.

Mahasiswa sempat masuk di halaman GOR namun akhirnya diminta keluar oleh petugas keamanan kampus. Meski demikian, hal itu tidak menghentikan mahasiswa terus menyampaikan orasi di luar pagar GOR.

Salah satu mahasiswa, Abdulrahman mengatakan aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk penolakan politisasi kampus.

“Jika berhubungan dengan kepentingan 2019, kami menolak. Memang ketika kondisi seperti ini generasi milenial termasuk mahasiswa yang paling diunggulkan,” katanya.

Meski demikian, menurut dia, datangnya Sandiaga Uno ke UMS justru berpotensi mencederai nama baik mahasiswa dan universitas. “Dari manapun kami akan menolak keras. Hentikan politisasi di lingkungan kampus,” kata mahasiswa Teknik Mesin UMS tersebut seperti dikutip Antara.

Mahasiswa lain yang juga mengikuti aksi demonstrasi Muhammad Ismail mengatakan, aksi penolakan terhadap kedatangan cawapres Sandiaga bukan bentuk dukungan terhadap capres lain Joko Widodo.

“Kami bukan berarti mendukung Joko Widodo. Yang pasti kami menolak politisasi kampus. Oleh karena itu, kami ingin kampus juga membuka ruang demokrasi seluas-luasnya. Kampus memiliki tugas independen yang tidak boleh dipolitisasi,” kata mahasiswa jurusan teknik elektro tersebut.

Sementara itu, Rektor UMS Sofyan Anif memastikan kedatangan Sandiaga Uno dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tidak berhubungan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019.

Sofyan menjelaskan, Sandiaga diundang dalam kapasitasnya sebagai pengusaha muda dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Pak Sandi sudah kami undang sejak Juli 2018, pada saat itu masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan jauh sebelum penetapan capres dan cawapres, tetapi baru bisa datang hari ini,” katanya. (Mdk/Lya)

Anda mungkin juga berminat