Kejari Sumbawa Akui Tidak Gegabah Menentukan Tersangka Kasus Patedong

146

SUMBAWA (Garudanews.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa berjanji jika tidak akan mempetieskan kasus Penahan Pantai di dusun Patedong senilai Rp175 juta. Karena, kasus tersebut telah berjalan dan pihak BPKP sudah menyanggupinya hanya persoalan waktu saja.

“Mengenai hal tersebut kami terus melakukan komunikasi. Dan saat ini Kasi Pidsus saat ini juga ada di Mataram untuk konsultasi dengan BPKP untuk mengatur waktu kapan turun ke Sumbawa,” kata Kejari Sumbawa Paryono, Senin (01/10).

Lanjut Kejari, Kejaksaan dalam kasus tersebut mau cepat. Dan ia pun menyayangkan bila kasus tersebut sampai berhenti.

”Kami tidak mau mencari- cari orang mau masuk penjara. Dan jika memang salah ya salah,” tandas Kejari.

Seperti diketahui kasus dugaan korupsi Patedong tersebut sempat menyita lerhatian banyak orang di Kabupaten Sumbawa. Kejaksaan dinilai lambat dalam menentukan tersangka. Padahal Kejaksaan sendiri berjanji untuk segera melakukan ekspose terhadap kasus dimaksud.

Dalam kasus dugaan korupsi tersebut sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya oleh penyidik mulai dari KPA, PPK, pelaksana proyek hingga bendahara kegiatan tersebut.

Terhadap kasus tersebut Kejaksaan Sumbawa mengaku tidak mau gegabah dalam menentukan seseorang untuk menjadi tersangka. Maka pihaknya terus berkoordinasi denga. Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP)  RI Perwakilan NTB.

Selain itu pihak Kejaksaan mengatakan semua saksi yang telah diperiksa berpotensi menjadi tersangka. Oleh karena itu publik diminta bersabar. Bahkan Pihak Kejari sendiri berjanji akan ada gebrakan dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi Patedong tersebut. (Her)

Anda mungkin juga berminat