Angkot Dan Ojol Masih Membandel, Pemkot Bekasi Siapkan Perda

71

BEKASI, (Garudanews.id) – Lalu lintas di Kota Bekasi semakin padat dan semrawut.  Kondisi itu diperparah dengan keberadaan ojek online (Ojol)  dan angkutan kota (Angkot) yang mangkal sembarangan di bahu jalan. Hal tersebut nampak terlihat di jalan Juanda Bekasi Timur dan Jalan Perjuangan tepatnya di depan Stasiun Bekasi.

Kepala Dinas Perhubungan Yayan Yuliana menuturkan bahwa Dishub Kota Bekasi sudah menerapkan peraturan dan memberikan peringatan keras terhadap ojol dan angkot yang mangkal sembarangan.

“Permasalahan kan disitu, kita sudah siapkan tempat mereka, tapi mereka tetap mangkal dipinggir jalan, itu yang harus kita tegakkan aturan Kita sudah sering peringatkan mereka, tapi mereka tetap membandel, jadi siapa yang tidak mentaati peraturan,” kata Yayan Yuliana saat di jumpai media usai rapat Banggar di DPRD Kota Bekasi, Rabu (21/11)

Seperti diketahui, sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi sudah melakukan pertemuan dengan pihak ojol terkait dengan pemindahan pangkalan yang sudah disediakan oleh Dishub Kota Bekasi. Namun, dalam kenyataannya, masih saja banyak ojol yang mangkal di sepanjang jalan Juanda. Hal tersebut mengakibatkan kemacetan di depan Stasiun Bekasi yang terjadi setiap hari, terutama menjelang sore hari.

“Penindakan sudah sering kita lakukan, tapi mereka main kucing-kucingan dengan petugas. Kita juga sedang sedang siapkan Perda tentang lalu lintas.untuk menertibkan mereka nantinya,” tambahnya.

Selain di Jalan Juanda, di jalan Perjuangan yang juga masih di depan pintu masuk Utara Stasiun Bekasi, angkot berjejer mangkal persis di depan palang pintu kereta, sehingga menimbulkan kemacetan dan rawan terjadinya kecelakaan, mengingat jadwal kereta yang saat ini mulai padat dari dan ke arah Cikarang.

“Ya memang titik itu yang sekarang menjadi fokus perhatian kita, kita sudah menghimbau, yang tidak nurut siapa, kita sudah siapkan tempat,” pungkasnya.

Rupanya, himbauan dan penindakan terhadap ojol maupun angkot yang mangkal sembarngan dan cenderung mengganggu lalu lintas belum menimbulkan efek jera. Tindakan tegas yang memberikan efek jera masih dalam kajian, yaitu Peraturan Daerah (Perda). (Mam)

Anda mungkin juga berminat