Ketua DPR Apresiasi Polri Ungkap Kasus Pengeroyokan Anggota TNI

182

JAKARTA (Garudanews.id) – Ketua DPR RI mengutuk keras pengeroyokan terhadap anggota TNI AL Kapten Komarudin dan anggota TNI AD Pratu Rivonanda yang terjadi pada Senin (10/12) di daerah Ciracas, yang kemudian berujung pada tindakan anarkis memporakporandakan kantor Polsek Ciracas.

Pada prinsipnya, kata Bamsoet, sapaan akrabnya, siapapun atas nama apapun tidak dibenarkan main hakim sendiri. Apalagi terhadap anggota TNI berseragam yang sedang menjalankan tugasnya menjaga kedaulatan negara. Itu sama juga dengan melawan negara. Begitupun dengan tindakan pengrusakan kantor kepolisian, ini sama saja melecehkan hukum.

Pihaknya juga mengapresiasi aparat kepolisian yang bertindak cekatan dengan segera mengamankan para pelaku. Sehingga berbagai kejadian bisa segera dipertanggungjawabkan di hadapan hukum. Agar dikemudian hari kejadian seperti ini tak terulang kembali. Hukum harus ditegakan tanpa pandang bulu.

“Saya berharap kejadian ini bisa membuka mata kita semua. Masyarakat harus menyadari bahwa tindakan main hakim sendiri, apalagi berujung pengeroyokan dan pengrusakan, tidak pantas dilakukan terhadap siapapun dan dalam kondisi apapun,” kata Bamsoet kemarin.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat, TNI, dan Polri senantiasa bahu membahu dan saling bersinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Bukan saling bertikai satu sama lain.

“Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjaga kondusifitas wilayah tempat tinggal masing-masing. Jangan sampai kedamaian yang sudah susah payah kita capai, ternodai karena tindakan konyol segelintir orang,” katanya.

Dia menilai, jika lingkungan tidak kondusif, maka warga sendirilah yang akan dirugikan.

“Ingat, tanpa kerjasama yang baik antara masyarakat, TNI, dan Polri, tidak mungkin kita bisa melakukan aktivitas dengan tenang. Mari jaga kebersamaan ini, demi kelangsungan bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya. (Red)

Anda mungkin juga berminat