KPK Diminta Dalami Keterlibatan Imam Nahrawi dalam Kasus Suap di Kemenpora

155

JAKARTA (Garudanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera mengusut tuntas skandal kong-kalingkong penyaluran dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2018. Demikian diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Yayuk Basuki, menyusul terjadinya OTT KPK yang melibatkan anak buah Imam Nahrawi yang juga politisi PKB tersebut.

Politisi PAN itu juga mengatakan, pengusutan kasus dana hibah Kementerian yang digawangi Imam Nahrawi itu bisa menjadi pintu masuk untuk menyelidiki kasus lain yang lebih besar, yakni pelaksanaan Asian Games.

“Banyak dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan event olahraga terbesar di Asia tersebut. Kita dorong KPK usut tuntas,” kata Yayuk di Jakarta, Jumat (21/12).

Yayuk juga meminta KPK tak ragu-ragu menelusuri dugaan keteribatan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi dalam kasus ini.

Mantan atlet tenis ini meyakini, langkah tegas KPK mengusut dugaan keterlibatan Menteri Kabinet Kerja sekaligus petinggi salah satu partai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin ini bisa memupuk keyakinan masyarakat atas independensi KPK dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Menguapnya nama petinggi partai berkuasa dalam kasus korupsi e-KTP membuat independensi KPK dipertanyakan,” ujarnya.

“Jadi KPK tak perlu sungkan dan inilah waktunya membuktikan bahwa lembaga anti rasuah benar-benar independen,” jelas Yayuk. (red)

Anda mungkin juga berminat