Konsisten Dengan Ijtima Ulama, MS Ka’ban Mbelelo dari Keputusan Partai

170

JAKARTA (Garudanews.id) – Partai Bulan Bintang (PBB) akhirnya menyatakan dukungannya kepada pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1).

Menurutnya, ia tidak akan mengubah keputusan mengenai dukungan di Pilpres 2019. Dia meminta kadernya taat pada keputusan partai. Menurut Yusril, dukungan kepada pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah mutlak, sesuai hasil rapat pleno PBB sebelumnya.

“PBB telah menimbang, memutuskan untuk mendukung capres dan cawapres nomor satu Jokowi-Maruf,” kata Yusril.

Sementara itu imbauan Ketum PBB ternyata dapat perlawanan dari pengurus lainnya, diantaranya MS Ka’ban. Mantan Menteri Kehutanan itu menyatakan bahwa mayoritas calegnya tetap istiqomah mendukung Ijtima Ulama, yakni mendukung paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

“Kenapa harus kecewa panggilan ijtima ulama menangkan Prabowo Sandi, keputusan partai berbeda dengan ijtima tetap keputusan ijtima yg  diikuti. Kptusan itu ada yg berujung suul khatimah ya jgn diikuti, tetap fokus menangkan PS08 Pasangan 02. Bissmillah,” ujar MS Ka’ban, Senin (28/1) seperti dikutip dari akun twetter pribadinya, menanggapi sikap ketua umum PPP Yusril yang dinilai inskonsisten terhadap Ijtima Ulama.

Menykapi pecahnya suara PBB  di Pilpres 2019 ini, pengamat politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihobing mengatakan perbedaan pilihan caleg PBB merupakan keputusan cerdas.

“Caleg dari Partai PBB berbeda dukungan terhadap Paslon Pilpres, menurut saya, sebuah keputusan politik cerdas yang bisa berdampak positif terhadap elektoral partai tersebut secara nasional,” singkatnya. (Rel)

Anda mungkin juga berminat