Sebanyak 34 Rumah Tertimbun Longsor, 4 Orang Dinyatakan Meninggal

48

JAKARTA (Garudanews.id) – Hujan deras yang mengguyur perkampungan Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabutapen Sukabumi, pada Senin (31/12) jelang penutupan tahun, menyebabkan tanah longsor. Akibatnya, 34 rumah warga dikabarkan tertimbun tanah. Setidaknya empat orang meninggal dalam peristiwa rersebut.

“Data sementara diperkirakan delapan orang tertimbun longsor, di mana empat orang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Nugroho dalam siaran pers, Senin (31/12).

“Pendataan masih dilakukan. Pendataan untuk memastikan jumlah korban dan rumah tertimbun longsor,” ujar Sutopo menambahkan.

Evakuasi empat korban lainnya, menurut dia, terkendala karena hujan turun, listrik padam dan jaringan komunikasi terganggu di area terdampak bencana.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama TNI, Polri, Basarnas, aparat pemerintah, sukarelawan dan warga setempat akan melanjutkan upaya pencarian dan penyelamatan korban pada Selasa pagi.

Sutopo menjelaskan hujan deras yang mengguyur Desa Sirnaresmi menyebabkan tanah perbukitan longsor dan materialnya meluncur menuruni lereng. Akibatnya material longsor menimbun sekitar 34 rumah di kampung adat yang berada di bagian bawahnya, yaitu di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi.

Jalan menuju daerah terdampak longsor yang terjal dan berbatu serta hujan menyulitkan tim melakukan evakuasi. (Ded)

Anda mungkin juga berminat