Warga Keluhkan Kerusakan Jalan di Perlintasan Kereta Api Cimahi

218

CIMAHI (Garudanews.id) – Keberadaan jalur perlintasan Kereta Api Cimindi, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat dirasakan memberikan dampak negatif kepada masyarakat, khususnya para  pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

Sejatinya jalan Kereta Api merupakan faktor  penting bagi masyarakat, dalam  meningkatkan kualitas hidup serta memicu lajunya pertumbuhan ekonomi. Namun tidak kalah penting kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan harus dipikirkan. Untuk itu diperlukan beberapa indikator agar satu sama lain saling mendukung.

Terkait dengan persoalan tersebut, tim investigasi, DPP LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI)  Aris Inos Munandar mengaku sering mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait jalur perlintasan Kereta Api Cimindi. Selain menimbulkan kemacetan, keberadaan jalur Kereta Api tersebut memicu terjadinya kecelakaan, baik para pengendara roda dua maupun roda empat.

Pihaknya juga menyayangkan, meski jalur perlintasan tersebut sering memakan korban, namun hingga saat ini dari pihak PT KAI belum juga ada upaya  perbaikan atau perhatian.

“Jalan tersebut baru di perbaiki sekitar satu setengah tahun lalu, namun sekarang sudah rusak lagi, masyarakat sangat mengharapkan agar ada upaya untuk diperbaiki oleh pihak terkait agar tidak sampai menelan korban jiwa,” tutur Inos, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/2).

Terpisah Ketua Umum PMPRI, Rohimat atau yang sering disapa Joker,  menegaskan kerusakan jalan yang sering ada di kota Cimahi sudah seharusnya menjadi perhatian pihak yang berwenang, dalam hal ini PT KAI dan Dinas PUPR. Bahkan ia menuding ada potensi korupsi dalam proses pengerjaan jalan tersebut.

“Karena hampir sebagian besar proyek pembangunan jalan di kota Cimahi bisa di bilang memiliki kualitas yang buruk. Berdasarkan hasil investigasi terkait beberapa temuan kerusakan karena kualitas material tidak sesuai dengan kondisi lingkunan,” ujar Joker.

Pihaknya juga menyinggung Dinas PUPR Kota Cimahi yang dinilainya tidak matang dalam perencanaan dan menunjuk tenaga ahli yang handal.

“Seharusnya Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi lihai dalam menentukan tenaga ahli konstruksi jalan di kota Cimahi dan orang orang  yang memiliki potensi dalam merancang kontruksi jalan yang sesuai anasisis kondisi lingkungan sehingga hasil yang di dapatkan bisa memiliki kualitas yang tahan terhadap cuaca,” ungkap Joker. (Kom)

.

Anda mungkin juga berminat