BMKG Pastikan Pembangunan Bandara Sukabumi Tahan Gempa

52

SUKABUMI (Garudanews.id) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memastikan bahwa pembangunan Bandar Udara (Bandara) Sukabumi akan tetap aman, selama pembangunannya memperhatikan prinsip pembangunan berdaya tahan gempa.

Pasalnya rencana pembangunan Bandara Sukabumi di wilayah Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi ini sempat di protes aktifis, karena salah satu wilayah ini termasuk dalam zona Sesar Cimandiri/Aktif di Jawa Barat yang berpotensi gempa.

”Prinsipnya hampir seluruh wilayah Jawa Barat berpotensi gempa,” jelas Kepala Pusat Sesmilogi Teknologi Iufisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Bambang S Prayitno kepada garudanews.id baru-baru ini.

Lanjut Bambang, pembangunan Bandara ini tidak perlu dikhawatirkan, walaupun masuk zona Sesar Cimandiri. Dengan syarat desain pembangunan harus memperhatikan tahan gempa.

’’Infrastrukturnya harus didesain dengan prinsip ketahanan gempa dan harus diperhatikan,” tuturnya.

Kata Bambang, untuk rencana pembangunan Bandara Sukabumi, pemerintah pusat telah mengkoordinasikan. Hanya saja  BMKG belum sempat memantau dan melakukan kajian.

”BMKG sampai sekarang belum lakukan pemantauan dan kajian karena nantinya pasti akan dimintai keterangan. Bandara Sukabumi boleh saja dibangun tapi harus perhatikan desainnya,” tegasnya.

Terpisah Kepala Stasiun Geufisika Bandung, Tony A Wijaya mengatakan, zona Sesar Cimandiri tidak hanya di Sukabumi tapi tersambung sampai ke Sesar Lembang. Dan dia berharap kepada masyarakat agar percaya kepada pemerintah soal rencana pembangunan Bandara Sukabumi karena semua aspek dampak dan akibat akan diperhatikan.

”Ya jelaslah pemerintah dalam menjalankan program semua aspek akan dipertimbangkan dengan kajian. Jadi masyarakat jangan khawatir,” katanya.
(ded)

Anda mungkin juga berminat