KPU DIY Harapkan Pengiriman Surat Suara Dimajukan Sepekan

70

BANTUL (Garudanews.id) – Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta mengharapkan pengiriman surat suara untuk Pemilu serentak 2019 ke kabupaten/kota provinsi ini dimajukan sepekan dari jadwal semula agar tahapan berikutnya bisa menyesuaikan.

“(Pengiriman) ke seluruh kabupaten/kota kalau jadwal lama itu tanggal 23 Maret 2019, terakhir ke Sleman, tetapi harapan kami bisa maju seminggu,” kata Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan di Kabupaten Bantul, DIY, Senin (11/3).

Menurut dia, harapan agar pengiriman semua surat suara yang berjumlah lima jenis yaitu surat suara DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR dan DPD dan presiden dan wakil presiden sudah disampaikan ke KPU RI.

“Memang KPU RI kemarin menyampaikan akan maju seminggu, karena kalau untuk Sleman banyak surat suaranya, hampir empat juta surat, karena jumlah pemilih sekitar 700 ribu dikalikan lima jenis surat suara,” katanya, seperti dikutip Antara.

“Jadi terkait dengan waktu, jadi kita harap maju seminggu karena butuh waktu untuk melakukan sortir surat suara, sortir itu kan surat satu per satu dibuka kemudian dilipat lagi,” katanya.

Dia mengatakan, total surat suara yang harus diterima KPU kabupaten/kota se-DIY untuk semua jenis surat suara berjumlah sekitar 13 juta lebih, sehingga dalam tahapan sortitr dan lipat surat suara membutuhkan waktu tidak sebentar.

“Kita akan melibatkan berapa ratus orang untuk sortir lipat surat suara itu harus kita hitung, misal terlalu mepet padahal pemilu di bulan April itu akan merepotkan kita semua, jadi kita minta maju,” katanya.

Dia juga mengatakan, saat ini sebagian kabupaten/kota di DIY sudah menerima surat suara untuk pemilihan anggota DPR RI, sebagian daerah lainnya masih dalam proses pengiriman dari percetakan di wilayah Solo Jawa Tengah.

Hamdan mengatakan, sebelum surat suara dikirim ke KPU kabupaten/kota juga sudah dilakukan pengecekan ke percetakan guna memastikan warna, logo partai politik termasuk desain apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan.

“Sudah kemarin tanggal 7 Maret saya dan teman (KPU) kabupaten kota mengecek di sana (percetakan) warna, logo parpol dan seterusnya ‘its oke’ sejauh yang kami cek. Tapi tentu hasil cetak harus kita sortir apakah ada yang sobek, bercak atau berlubang,” katanya. (Sfa)

Anda mungkin juga berminat