Diperuntukan bagi DPT, KPU Rote Sediakan Surat Suara Cadangan

97

ROTE NDAO – (Garudanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, guna mengantisipasi adanya kertas suara yang rusak saat penconlosan suara pada Pemilu serentak yang akan digelar pada 17 April 2019 nanti, pihaknya akan menyediakan kertas suara cadangan.

Ketua KPU Cris Pani, melalui Devisi Teknik KPU Rote Ndao, Jorhans Maak, menjelaskan penggunaan surat suara cadangan akan disediakan di tiap-tiap TPS Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao.

“Bila dilihat dari jumlah pemilih di TPS, maka rata rata per TPS itu mendapatkan 5 surat suara cadangan 2 persen diperuntukkan bagi surat suara rusak atau mengganti surat suara karena kesalahan saat pencoblosan,” kata
Jorhans kepada garudanews.id.

Jorhans memastikan cadangan sebesar 2 persen itu tidak dimaksudkan untuk memfasilitasi pemilih tambahan yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Cadangan 2 persen itu tidak dimaksudkan untuk pemilih tambahan yang tidak terdaftar. Itu dimaksudkan untuk cadangan bagi surat suara rusak atau pemilih yang keliru mencoblos. Misalnya dia harus mencoblos di dalam kotak jadi di luar kotak. Dia bisa minta ganti satu,” ujar Jorhan di kantor KPU Rpote Ndao Selasa (5/3).

Adapun surat suara cadangan, kata dia, bisa digunakan untuk memfasilitasi DPT tambahan jika partisipasi pemilih saat pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) tak mencapai 100 persen.

Jorhans mengingatkan masyarakat tidak salah pemaham. Oleh karenanya, ia perlu memberikan penjelasan lagi kepada kkelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) menganggap bahwa surat suara cadangan tidak bisa digunakan untuk daftar pemilih tetap tambahan padahal surat suara masih tersisa.

“Ini pemahaman yang akan diluruskan dalam bimbingan teknis nanti,” ujar Jorhans. (Dance)

Anda mungkin juga berminat