Menkeu Tegaskan Tak Asal Uber Pajak Triliun Aset WNI di Luar Negeri

71

JAKARTA (Garudanews.id) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pajak saat ini masih melakukan kajian mendalam terhadap temuan banyaknya aset Warga Negara Indonesia di luar negeri, senilai kisaran Rp1.300 triliun yang belum dilaporkan ke dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak.

Data temuan hasil pertukaran informasi secara otomatis dengan sejumlah negara tersebut, atau yang dikenal dengan Automatic Exchange of Information atau AEoI, memang ditegaskannya harus diteliti lebih dalam dan dicocokan dengan data perpajakan yang sudah dimiliki sebelumnya.

“Saat ini prosesnya, kita sedang meneliti data-data tersebut, dan oleh karena itu kita akan melakukan apa yang disebut penelitian yang lebih dalam mengenai kualitas dari datanya, dan nanti di-match-kan dengan data yang ada di dalam perpajakan sendiri,” katanya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat malam 15 Maret 2019.

Menurut dia, jika pemerintah tidak mampu mengelola data keuangan yang diinformasikan oleh sejumlah negara tersebut dengan baik, dan menyebab kualitas kebijakan yang diambil dalam merespons laporan data tersebut serampangan atau terburu-buru. Maka, Indonesia ditegaskannya akan kehilangan reputasi dengan negara lain. (Viva/Sfa)

Anda mungkin juga berminat