Golkar Kota Bekasi Bantah Kumpulkan ASN Untuk Dongkrak Suara

385

BEKASI, (Garudanews.id) – Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi membantah tudingan bahwa dirinya mengintervensi petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bantahan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi di Bidang Hukum dan Advokasi Iqbal Daud saat dihubungi melalui telepon, Selasa (23/4). Menurut dia, pertemuan Rahmat Effendi dengan para petugas PPK dan camat sebagai seorang Wali Kota Bekasi.

“Semua pihak harus bisa membedakan kapasitas Pak Rahmat Effendi, saat sebagai Ketua Partai Golkar maupun sebagai Wali Kota Bekasi. Nah, pertemuan saat itu adalah kapasitas Pak Rahmat Effendi sebagai Wali Kota Bekasi. Sekali lagi, kita harus bisa membedakan,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, wajar saja jika seorang wali kota melakukan sinergi demi pelaksanaan Pemilu yang sukses dan lancar. “Salah satu faktor suksesnya Pemilu adalah adanya sinergitas antara pihak penyelenggara Pemilu dengan penerintahan daerah. Nah, kapasitas wali kota itu kan sebagai pimpinan pemerintahan daerah, jadi wajar saja jika saling bersinergi,” ulasnya menambahkan.

Iqbal juga menegaskan Rahmat Effendi tidak mungkin berani untuk mengintervensi pihak penyelenggara Pemilu untuk menaikkan jumlah suara Partai Golkar. “Pemilu saat ini sangat ketat, jutaan pasang mata masyarakat Kota Bekasi ikut mengawasi. Jadi gak mungkin Pak Rahmat Effendi mengintervensi pihak PPK,” paparnya.

Lebih lanjut Iqbal menilai tuduhan tersebut merupakan sebuah fitnah yang keji yang bisa memperkeruh suasana kondusif di Kota Bekasi pasca pelaksanaan pencoblosan.

“Tuduhan yang keji dan sangat tidak mendasar. Kita harusnya bersyukur pelaksanaan pencoblosan berjalan aman dan tertib, jadi jangan dibikin keruh lah suasana Kota Bekasi,” katanya.

Selain itu, Iqbal juga berharap kepada seluruh pihak untuk menahan diri terkait hasil perolehan suara yang masih dalam proses penghitungan di tingkat PPK. “Sabar dulu, jangan saling mengklaim, jangan mengeluarkan statemen yang akhirnya nanti menimbulkan gesekan si masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beradar kabar bahwa seluruh petugas PPK dan camat dikumpulkan oleh Ketua DPD Partai Golkar kota Bekasi yang juga menjabat sebagai Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Hal tersebut demi mendongkrak hasil raihan suara Partai Golkar sebelum proses penghitungan suara dimulai beberapa waktu lalu. (Mam/red).

Anda mungkin juga berminat