Diduga Belum Berizin, BPD Pertanyakan Pembangunan Tower

158

TANGERANG (Garudanews.id ) – Pembangunan Tower salah satu jaringan operator telekomunikasi di Desa Buaran Jati Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang diduga belum memiliki izin dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T).

Haltersebut berdasarkan pengakuan salah satu anggota Badan Pengawas Desa (BPD) di wilayah tersebut.

“Kami dari Badan Pengawas Desa selama adanya pembangunan tower itu tidak  pernah diberi tahu oleh pihak desa. Bahkan kami sempat tanyakan kepada pihak operator perihal perizinannya, yang katanya sudah selesai diurus. Namun ketika kami menanyakan buktinyatidak bisa menunjukkannya,” ungkap anggota BPD yang enggan disebut namanya, minggu (26/5).

Seharusnya, lanjut dia, perizinannya diselesaikan, dan dipastikan tidak ada komplain dari warga, baru pelaksanaan proyek dikerjakan. Namun ini malah sebaliknya, pemasangannya sudah hampir selesai, baru papan perizinannya baru keluar.

Ia juga mengaku kerap dikeluhkan oleh warga, karena sejumlah warga ada yang belum menandatangani surat persetujuan pembangunan tower tersebut.

“Besok saya akan tanyakan kepada Camat, dan Dinas BP2T. Kepala Desa Buaran Jati kami anggap kurang transparan kepada BPD,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, menurutnya tower tersebut dianggap tidak tepat lokasi pemasangannya. Dikarenakan berada ditengah-tengah rumah warga dengan radius yang sangat dekat, yang dinilai sangat membahayakan  masyarakat sekitar. (Muklis)

Anda mungkin juga berminat