Mapolsek Tambelengan Dibakar Massa

Dipicu Aksi People Power di Jakarta

209

JAKARTA (Garudanews.id) Markas Polisi Sektor Tambelengan, Kabupaten Sampang, kepulauan Madura Jawa Timur, Rabu (22/5) sekira pukul 22.00 WIB, dibakar ratusan massa. Akibat peristiwa tersebut, seluruh bangunan rata dengan tanah.

Aksi itu diduga karena dipicu people power 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, pembakar Mapolsek Tambelengan diduga dilakukan oleh masyarakat setempat.

Salah seorang saksi mata mengatakan, Polsek Tambelangan Sampang Madura terbakar karena ulah massa dari masyarakat sekitar.

“Masa yang membakar dari Desa Birem Kecamatan Tambelengan, Mas,” ujar warga.

Ia menambahkan, massa yang membakar diperkirakan berjumlah sekitar 400 orang.

“Banyaknya massa yang membakar membuat api cepat membesar, sehingga bangunan rata dengan tanah,” jelasnya.

Akibat pembakaran tersebut, satu unit mobil dan tiga sepeda motor milik Polsek Tambelangan juga terbakar bersamaan dengan bangunan.

“Saat ratusan massa menyerang pihak kepolisisan dari polsek tidak ada di lokasi mas, mungkin langsung kabur,” tandasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kapolres Sampang, Akbp Budhi Wardiman melalui telpon seluler, tidak diangkat.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, sejauh ini belum ada laporan yang masuk perihal kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang Madura.

“Belum ada info saya, engak ada kayaknya,” ucapnya dilansir dari TribunMadura, Kamis (23/5) dinihari.

Namun, lanjut Barung, pihaknya masih akan memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Belum ada laporan yang menonjol,” lanjutnya.

Jika memang kabar tersebut benar, lanjut Frans Barung Mangera, ia juga berharap bisa mendapat informasi tambahan dari pemberitaan awak media.

“Kenapa tidak diberitakan. Nanti ya saya cari laporannya dulu,” tandasnya. (Man)

Anda mungkin juga berminat