Pemkab Rote Ndao Gencar Tanggulangi Stunting

439

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Dinas Kesehatan Rote Ndao bersama dengan para pemangku kepentingan melakukan konvergensi percepatan

penceggahan stunting yang di gelar di Aula auditorium kantor Bupati Rote Ndao.

Dalam pemaparan materi hasil analisa situasi dan peran pemerintah daerah dan penyampayan rencana kegiatan masing-masing OPD dalam menceggah stunting oleh Bappelitbang provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemkab Rote Ndao di sepakati bahwa pemerintah Desa lokasi prioritas akan meningkatkan lokasi kebutuhan pendanaan program dan kegiatan terkait dengan percepatan penceggahan stunting dalam raancangan APBDes tahun anggaran 2020

Kepala bidang pemerintahan dan sosial budaya Bappelitbang NTT Yonathan Langke usai kegiatan mengatakan aksi penanganan stunting ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menangani stunting di kabupaten Rote Ndao.

“Kami berharap semua pihak yang hadir dalam acara ini dapat berkolaborasi untuk dapat menurunkan prosentasi stunting di kabupate Rote Ndao,” ujar Yonathan.

Stunting merupakan sebuah masalah kesehatan dimana seorang bayi atau anak mengalami hambatan dalam pertumbuhan tubuh sehingga gagal menambah tinggi yang ideal pada usia nya.

Bupati Rote Ndao, dalam sambutannya pada rembuk stunting untuk percepatan penceggahan stunting di kabupaten Rote Ndao tahun 2019, mengatakan masalah stunting karena pola hidup yang tidak sehat sehingga berakibat kurangnya nutrisi penting dalam tubuh seperti kenal karbohidrat dan protein oleh karena itu Bupati Paulina meminta para Kepala Desa untuk mengajak Tim Penggerak PKK Ikut memerangi stunting dengan mengalokasikan anggaran yang cukup.

“Kami berharap dengan digerakkannya semua steke holder dapat menurunkan prosentase penderita stunting di kabupaten Rote Ndao,” imbau Bupati. (Dance Henukh)

Anda mungkin juga berminat