Bantu Pengamanan Konflik Buton, Kodam Hasanuddin Terjunkan Pasukan Yonif Raider 700/HN

157

MAKASSAR (Garudanews.id) – Dalam rangka mengantisipasi meluasnya konflik antarwarga di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara, Pangdam XIV/Hn menerjunkan Pasukan Yonif Raider 700/Hn Makassar ke wilayah tersebut.

“Tujuan pengiriman pasukan Raider tersebut dalam rangka melakukan pengamanan pencegahan meluasnya konflik antarwarga di desa Sampuabalo dan desa Gunung Jaya kabupaten Buton,” ujar Pangdam Hasanuddin Mayjen Surawahadi, Sabtu (8/6) seperti dalam keterangan persnya.

Pemberangkatan personel pengamanan tersebut dibagi beberapa gelombang yang masing masing terdiri dari 35 personel menggunakan KRI Terapang dengan Nomor Lambung 648 dan15 personel KAL Mamuju dengan Nomor Lambung kapal 1.6-64 dari Dermaga Lantamal VI/Mks menuju Bau-Bau Buton, Jum’at (7/6) dini hari kemarin.

Siang harinya sekitar pukul 14.30 Wita gelombang ketiga diterbangkan 50 personel menggunakan pesawat Herkules dari Lanud Hasanuddin menuju Bandara Bau-Bau Buton.

Pangdam mengungkapkan, dalam pengamanan kepada warga sipil, pihaknya memastikan tidak menggunakan amunisi tajam.

“Utamakan ibadah mu dan berdoalah untuk keselamatan kita semua,” pintanya.

Hadir dalam upacara pelepasan pasukan Laksamana TNI Dwi Sulaksono, Dan Lantamal VI/Mks), Kolonel Laut Ardhi Sunaria (Asops Lantamal VI/Mks), Letkol Arm M. Faozan, (Danden Intel) dan Mayor Inf Hengki Vantriardo (Danyonif Raider 700/Wyc).

Seperti diketahui, komflik antarwarga di Kabupaten Buton dipicu saat malam lebaran seorang warga menggunakan sepeda motor yang kenalpotnya mengganggu masyarakat yang tengah melaksanakan takbiran di tempat ibadah.

Akibatnya, masyarakat yang tersinggung dengan ulah sang penendara tersebut, menimbulkan keributan antarkelompok warga.
Dalam kerusuhan itu, sebanyak 87 rumah penduduk terbakar,
dan 2 orang tewas serta 8 orang luka-luka. (HNN/Jf/Man)

Anda mungkin juga berminat