Mantan Kabais Geram Atas Tuduhan Makar Terhadap Soenarko

191

JAKARTA (Garudanews.id) – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) Letnan Jenderal TNI Purn Yayat Sudrajat mengaku geram atas tuduhan makar terhadap mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal Purnawirawan Soenarko.

“Agak anek bagi saya kalau seandainya diberitakan Pak Narko (Panggilan Soenarko-red) ini mau makar, membawa penyelundupan senjata, masya Allah ya kan. Kalau Pak bilang marah, saya marah sekali,” ungkap mantan jenderal bintang tiga ini dengan nada meninggi saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (31/5).

Yayat mengatakan, setiap prajurit TNI disumpah siap mati untuk bangsa dan negara ini. “Jadi, masak seorang Soenarko, Kopassus lagi, kemudian mau memberontak, dan yang lucunya kok menyelundupkan senjata hanya satu, ini masuk akal enggak ini, dan itu senjata busuk, itu senjata dimodifikasi,” ungkap Yayat yang juga kerabat Soenarko ini.

Mantan Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Sesmenko Polhukam) ini menambahkan, prajurit Kopassus selalu ditugaskan oleh negara ini dan siap mati untuk kepentingan bangsa dan negara ini.

“Kalau TNI tidak siap mati untuk negara dan bangsa ini, itu TNI abal-abal,” ungkapnya.

Tuduhan makar terhadap Soenarko itu pun dianggap berbau kepentingan politik.

“Saya tidak pernah lihat selama tugas, Pak Narko itu berbuat hal aneh-aneh, dia selalu berada di dalam koridor yang seharusnya dilakukan oleh seorang TNI,” (SN/Mam).

Anda mungkin juga berminat