MK Majukan Jadwal Putusan, BPN: Itu Haknya MK dan Kita Hormati

217

JAKARTA [Garuda News] — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai, dimajukannya jadwal pembacaan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), menjadi Kamis (27/6) merupakan kewanenangan dari Mahkamah Konstitusi (MK) dan pihaknya menghormati keputusan tersebut.

“Itu haknya MK, untuk maksimal tanggal 28 Juni, dan kami tentu menghormati,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade di Jakarta, seperti disadur dari teropong senayan, Selasa (25/6/2019).

Andre menilai, MK memiliki alasan tersendiri dan ia tidak mau berburuk sangka mengapa keputusan tidak dibacakan pada hari Jumat (28/6). Namun dia mengingatkan bahwa putusan hakim MK dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada seluruh masyarakat Indonesia, melainkan juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Keputusan yang mulia hakim bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Indonesia tapi juga akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa. Jangan lupa kata-kata itu,” ujarnya.

Selain itu, Andre meminta agar pengamanan sidang putusan MK tidak dilakukan secara berlebihan, karena BPN telah mengimbau kepada pendukung Prabowo-Sandi agar tidak melakukan aksi turun ke jalan pada hari pembacaan putusan.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).

Anda mungkin juga berminat