PAN Ancang-Ancang Keluar Dari Koalisi Pendukung Prabowo-Sandi

294

BOGOR (Garudanews.id) – Partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi sepertinya tidak akan selamanya solid dan terus di luar pemerintahan. Bahkan, Partai Amanat Nasional (PAN),  telah mengambil ancang-ancang dan menentukan arah setelah sidang putusan perkara sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sekarang semuanya menunggu MK, jadi belum ada perubahan apa-apa. Ketika MK memutuskan, nah pasti menjadi rujukan dari partai untuk menentukan arah,” ujar Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya, Senin (16/6).

Sebagai permulaan, menurutnya pada Selasa (18/6) siang, PAN akan menggelar rapat DPP, salah satunya yaitu membahas evaluasi terkait pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Besok siang itu ada rapat DPP PAN, pembahasannya mungkin ada ke sana, tapi nanti saya kira ada Rakernas PAN yang akan diputuskan arah PAN ke mana,” tambahnya.

Politisi PAN yang sudah terang-terangan menyeberang arus koalisi partai dengan menyatakan dukungan terhadap pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin itu mengisyarakatkan bahwa kini partainya berada di tengah-tengah.

“Sementara belum diputuskan, saya kira wajar ada wacana ke kanan, ke kiri, ke mana-mana wajar,” sebutnya, seperti dikabarkan Antara.

Seperti diketahui, meski berbeda koalisi partai dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Bima Arya secara terang-terangan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dukungan itu secara gamblang ia sampaikan dalam acara yang digelar pada Jumat (12/4) di Puri Begawan Kota Bogor Jawa Barat, dengan menghadirikan sejumlah tokoh pendukung Jokowi, seperti Budiman Sujatmiko, Wanda Hamidah, dan lain-lain. (Mhd)

Anda mungkin juga berminat