Pasca Lebaran, Harga Ikan Laut di Sukabumi Meroket

176

SUKABUMI (Garudanews.id) – Pasca Idul Fitri, harga ikan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuanratu Kabupaten Sukabumi meroket. Hal ini disebabkan terbatasnya pasokan ikan karena masih banyak nelayan yang belum turun melaut.

Sementara di TPI Dermaga Palabuhanratu, harga ikan laut yang mengalami kenaikan diantaranya ikan kakap dari Rp40 ribu naik menjadi Rp70 ribu perkilogramnya, ikan tongkol yang semula Rp35 ribu naik menjadi Rp70 perkilogram, ikan salem dari Rp45 ribu naik menjadi Rp65 perkilogram dan cumi dari Rp45 ribu naik hingga Rp75 ribu per kilogramnya.

”Kenaikan ini disebabkan kurangnya stok ikan dari nelayan. Sementara animo masyarakat untuk mengonsumsi ikan pasca lebaran sangat tinggi,” kata pedagang ikan di Pasar Ikan Resto Musimin, Sabtu (22/6).

Kata Musimin, kenaikan harga ikan ini, selain dipengaruhi oleh banyaknya para nelayan yang tidak melaut, juga disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu. Ia menambahkan, kenaikan harga ikan tersebut diprediksi akan mengalami penurunan pada satu bulan setelah waktu perayaan lebaran.

“Biasanya pada Juli 2019, para nelayan akan kembali melanjutkan aktivitasnya mencari tangkapan ikan,” tuturnya.

Menurut Musimin, akibat kenaikan harga ikan laut, para pedagang di TPI Dermaga Palabuhanratu banyak dikomplain oleh para konsumen.

“Ya konsumen banyak yang protes, namun mau bagaimana lagi, kenaikan harga ikan itu sudah menjadi tradisi setiap pasca lebaran,” timpalnya.

Sementara itu, seorang warga Kampung/Desa Cibodas, Rudi Hermawan mengatakan, pihaknya merasa keberatan dengan harga ikan laut yang mengalami kenaikan.

“Tidak tanggung-tanggung, harganya mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Kalau bisa jangan terlalu tinggi, kasihan masyarakat,” tutupnya. (Ded)

Anda mungkin juga berminat