Soal Pemilihan Wagub DKI, Pimpinan Dewan Minta 106 DPRD Tolak Money Politik

208

JAKARTA (Garudanews.id) – Pimpinan dewan dari partai Gerindra,M Taufik mengingatkan agar 106 anggota dewan melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan yang berlaku.Termasuk, tugas yang akan dijalankan, memilih wagub pengganti Sandiaga Uno.

Adanya isu money politik diharapkan M Taufik tidak terjadi. Karena akan merugikan dewan, dan berimbas pada pelanggaran hukum. “Saya kira harus ditangkap kalau memang ditemukan adanya money politik dalam pembahasan pansus Wagub DKI,” tegas politisi yang akrab disapa Ketua oleh kader partai berlambang kepala biring garuda itu.

Menurutnya, dewan sebagai pemegang amanah rakyat untuk memilih figur Wakil Gubernur DKI, sebaiknya mengikuti aturan yang ada. Sehingga menghasilkan pemimpin Jakarta yang berkualitas.

“Semua elemen yang ada di DPRD harus bersama-sama menjaga netralitasnya menghadapi pemilihan wagub nanti. Tidak hanya pimpinan dewan, pimpinan fraksi. Tapi juga pansus wagub yang saat ini bekerja harus menjaga netralitasnya dalam mengawal proses pemilihan wagub mendatang di DPRD,” ucapnya, Minggu (23/6)

Untuk itu Taufik berharap, para wakil rakyat bisa menentukan calon Wagub DKI berdasarkan dari track record, bukan karena aspek lain.

“Kasihan rakyat Jakarta kalau seandainya tahu, Wagub yang mereka harapkan ternyata didipilih dengan cara-cara kotor,” tutur Taufik.

Taufik pun mengaku belum mendapatkan kabar adanya isu politik uang. Namun jika isu tersebut terbukti, dirinya pun tak segan-segan meminta aparat terkait turun tangan.

“Saya belum tahu adanya money politik itu. Namun yang jelas seperti yang saya katakan tadi kalau ada dan terbukti tangkap dan laporkan ke pihak berwenang,” akunya.

Namun demikian, diakui Taufik, dirinya mendengar kabar ada upaya dari pihak-pihak tertentu agar proses pemilihan berjalan aklamasi.

“Kalau masalah ini ada laporan yang masuk ke saya. Untuk itu saya mengajak semua elemen termasuk wartawan untuk terus mengikuti proses jalannya pansus pemilihan wagub ini,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kalangan wakil rakyat Jakarta sudah membentuk pansus Wagub DKI. Pansus Wagub DKI saat ini sedang bekerja. Bahan pansus kerap melakukan kunjungan kerja (kunker) ke berbagai daerah untuk mencari panduan jalannya proses pemilihan Wagub. (HNN)

Anda mungkin juga berminat