Walikota Bekasi Apresiasi Polres Metro Bekasi Kota Dalam Program WBK

706

BEKASI, (Garudanews.id) – Program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Polres Metro Bekasi Kota bersama Pemerintah Kota Bekasi merupakan contoh yang luar biasa khususnya bagi kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi usai Lounching Jersey Tim sepak bola Patriot di Stadion Patriot Chandrabaga, Selasa (25/06).

“Ini juga menginspirasi kita dalam proses penyelengaraan pemerintahan kota pada khususnya, kita juga sedang mempersiapkan,” ujar Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Lebih lanjut, Bang Pepen mengungkapkan bahwa kinerja Polres Metro Bekasi kota yang saat ini dipimpin oleh Kombes Pol. Indarto telah melakukan berbagai terobosan yang dinilai berhasil dalam menciptakan WBK.

“Saya baru menemukan figur seperti bang Indarto yang mampu menerobos segala lini, dari forkopinda, tiga pikar sampai dengan bimnas dan kelurahan, nah ini adalah sesuatu untuk membangun sebuah organisasi yang dibangun oleh kita khususnya kami pemerintah daerah bersama pak dandim dan pak kapolres dan itu sudah dibuktikan dengan WBK,” tambahnya.

Bang Pepen juga mengapresiasi atas kinerja dari Polres Metro Bekasi kota dan aparaturnya dalam mewujudkan WBK. Polres Metro Bekasi kota kali ini lebih meningkatkan pelayanan dalam mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Khususnya di polres, sekarang ini kan pelayanannya luar biasa, dia ikut pelayanan di mall, polres juga melayani sampai dua puluh empat jam, intinya semua itu adalah daya dukung untuk membantu pemerintah kota Bekasi, “ungkap Pepen.

Bang Pepen juga mengungkapkan bahwa kerjasama yang selama ini terjalin antara Pemkot Bekasi, TNI dan Polri merupakan sinergitas dalam rangka membangun kota Bekasi.

“Nah kadang-kadang kita dianggap rival dengan polres, kejaksaan dan kodim, padahal mereka ditugaskan ke kita untuk membantu sinergitas sebuah pelayanan pemerintahan, kalau mengenai persoalan-persoalan tugas pokok mereka, itu merupakan tugas yang diberikan oleh negara untuk melakukan evaluasi sinergitas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tandasnya.

Kota Bekasi dengan penduduk lebih dari 2,7 juta jiwa yang mempunyai masyarakat yang Heterogen, dengan luas wilayah dan jumlah penduduknya yang sedemikian rupa, jenis pelayanan terkadang tidak maksmimal.

“Kami tahu dari yang kami lakukan, polres dan semua pasti belum memenuhi apa yang diinginkan, tapi tentunta kita terus melakukan perubahan, perubahan itu kita bangun dengan kebersamaan, kebersamaan pandangan, tujuan dan komitmen, ini sudah dibuktikan,” pungkasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat