Investor Masuk, Harga Tanah di Bogor Jadi Selangit

285

BOGOR (Garudanews.id) – Investor masuk rupanya berimbas, sehingga harga tanah di wilayah Bogor Utara membumbung tinggi. “Harga tanah yang mulanya berkisar Rp750 ribu hingga Rp1 juta per meter kini makin melonjak sejak 2015 silam menjadi kisaran Rp 6 juta permeter,”ungkap warga Kelurahan Cibuluh, Darsono kepada garudanews.id, Jum’at (12/7).

Menurut Darsono, sejak muncul rencana megaproyek CBD di wilayah Cibuluh, harga jual tanah di wilayah makin selangit. Ia mengaku sudah mengetahuinya sejak 2017. Sebab, dirinya ikut dalam musyawarah bersama pihak investor membahas janji yang akan diberikan pengembang kepada warga sekitar yang wilayahnya bersinggungan.

“Pembahasan awalnya sudah mulai sekitar Oktober 2017, tapi mulai gencarnya Oktober 2018. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, fasilitas sosial dan fasilitas umum, hingga uang tunai senilai Rp25 juta per tahun sebagai CSR,” katanya.

Sementara Sekretaris Camat Bogor Utara, Sihabudin mengatakan, proyek CBD yang dikembangkan Olympic City tak cuma di wilayah Cibuluh, tetapi juga ada di daerah lainnya.

”Kalau pusatnya memang di Kelurahan Cibuluh, tapi ada kemungkinan juga menyebar ke wilayah lainnya,” katanya.

Menurut Silahudin, dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Utara, empat kelurahan di antaranya digadang bakal ikut dalam megaproyek dengan nilai investasi Rp400 miliar tersebut.

”Kalau lihat dari perkembangan ini, rencananya ya, ini baru rencana, nanti bakal tembus ke Tanah Baru, Cimahpar hingga Ciluar. Tapi tetap pusat dan fokusnya ada di Kelurahan Cibuluh,” tuturnya.
(Ded)

Anda mungkin juga berminat