MA Kecam Kasus Pemukulan Hakim Oleh Pengacara

308

JAKARTA (Garudanews.id) – Kasus pemukulan terhadap hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) berinisial HS yang dilakuakan oleh salah satu pengacara berinisial D mengundang reaksi keras Mahkamah Agung (MA).

“Mahkamah Agung menyesalkan dan sangat berkeberatan atas peristiwa di PN Jakarta Pusat itu,” kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, kepada wartawan, Kamis (18/7).

Andi pun berharap insiden tersebut diproses hukum. Dia meminta Ketua PN Jakpus segera melaporkan kejadian itu ke polisi. Karena menurut Andi, tindakan D sangat menghina lembaga peradilan.

“Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali Ketua PN. Jakarta Pusat harus bersikap melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Ini penghinaan terhadap lembaga peradilan,” ujarnya.

“Apalagi penyerangan dan pemukulan itu dilakukan oleh pengacara dalam persidangan di saat hakim sedang atau usai membacakan putusan dalam perkara perdata,” ucapnya.

Andi juga menyesali pelaku pemukulan tersebut merupakan pengacara yang notabene sangat mengerti hukum.

Peristiwa pemukulan hakim HS terjadi pukul 16.00 WIB di Ruang Sidang Subekti. Saat sidang, majelis hakim sedang membacakan putusan perkara perdata nomor 223/pdt.G/2018/PN Jakpus. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara, penggugat dalam perkara itu adalah pengusaha Tomy Winata. (Yan)

 

Anda mungkin juga berminat