Para Eks Kombatan GAM Banyak Tidak Punya Pekerjaan

14 Tahun Perdamaian GAM-RI

1.561

ACEH UTARA  (Garudanews.id) – Jajaran Komite Peralihan Aceh ( KPA ) Daerah III , Tgk Chik Di Paya Bakong mengadakan silaturahmi antara sesama anggota KPA/eks Gerakan Aceh Merdeka dan juga sebagai peringatan 14 tahun perdamaian MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Pemerintah Republik Indonesia, bertempat di rumah Adat Cut Nyak Mutia desa Mesjid Pirak, pada selasa (23/07).

Acara yang dihadiri langsung oleh Panglima KPA wilayah Pase Tgk. Zulkarnain Bin Hamzah atau lebih dikenal dengan sebutan Tgk, Ni dan juga terlihat Fauzi Yusuf wakil Bupati Aceh Utara atau akrab disapa sidom peng, Panglima Muda Daerah III Hasan Nurdin AB atau Akrab Disapa Rambo, Panglima Muda Daerah IV M.Jhoni dan juga ratusan Anggota KPA / eks GAM Daerah III , dan terlihat juga personil Polres Aceh Utara.

Panglima KPA Wilayah Pase Tgk, Zulkarnain Bin Hamzah berharap  agar kedepan seluruh para eks Kombatan GAM kembali bersatu, apalagi pasca pesta demokrasi pada 17 April lalu.

“Dulu kita beda pilihan, tapi sekarang saatnya kita bersatu lagi kedalam rumah kita , yaitu KPA/ GAM,” ucap tgk Ni dalam sambutannya di hadapan ratusan Eks Kombatan GAM.

Dirinya juga mengharapkan kepada pemerintah pusat untuk segera merealisasikan seluruh butir- butir MoU Helsinki dan juga memperpanjang dana otonomi Khusus untuk Aceh.

“Dana Otsus itu dana khusus untuk aceh dan dana Migas, saya harapkan dana tersebut jangan diputuskan dulu oleh pemerintah pusat, dan mohon untuk diperpanjang dengan seksama mungkin,” harap Tgk.Ni

Selain menyoroti tentang dana Otsus Panglima KPA wilayah Pase ini juga menyoroti perihal kesejahteraan terhadap para Eks Kombatan GAM yang hingga saat ini belum menyeluruh dirasakan.

“Harapan kepada semua nya, baik media untuk memaparkan bahwa eks Kombatan GAM saat ini masih belum satu persenpun yang mendapatkan pekerjaan, masih menganggur” jelas tgk Ni kondisi Eks GAM terkini pasca 14 Tahun perdamaian GAM – RI.

Dirinya berharap pemerintah pusat untuk lebih fokus membangun Aceh dibidang ekonomi terutama bidang industri agar tertampung semua pengangguran.

“Dan juga untuk para dewan terpilih agar lebih fukus dengan ini, jangan memikirkan buat rumah (bek gadoeh pike peugoet rumoh droe),” pungkasnya. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat