Pemerintah dan BI Nyatakan Inflasi Semester I 2019 Terjaga pada Kisaran 3,5 Persen

203

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) menyatakan inflasi pada Semester I 2019 masih terjaga dan sesuai target sasaran 2019 pada angka 3,5 persen plus minus 1 persen.

“Realisasi inflasi selama semester I-2019 terjaga pada tingkat 3,28% (yoy) dan 2,05% (ytd), atau masih terkendali sesuai dengan target sasaran tahun 2019. Secara spasial, inflasi daerah juga terkendali,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di Jakarta, Rabu (10/7).

Terjaganya realisasi inflasi semester I-2019, ujarnya baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah sejalan dengan konsistensi seluruh elemen Tim Pengendalian Inflasi Nasional yaitu, TPIP, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan TPID kabupaten/kota dalam menjalankan strategi kebijakan  keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif (4K) serta mengimplementasikan Peta jalan Pengendalian Inflasi pada 2019-2021.

Dia menambahkan, ke depan pemerintah dan Bank Indonesia telah menginventarisasi beberapa tantangan dalam rangka pencapaian sasaran inflasi 2019, antara lain potensi kemarau panjang dan tantangan menjaga ketersediaan pangan pokok antar waktu dan antar wilayah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga realisasi inflasi kelompok harga bergejolak (volatile food) maksimal pada level 5 persen (yoy) dan menjalankan kebijakan utama 4K. Juga, dalam jangka panjang disepakati pentingnya penciptaan ekosistem yang mendukung terwujudnya ketersediaan pangan pokok antar waktu dan antar wilayah.

“Kebijakan mendorong hilirisasi produk pertanian, perbaikan sistem logistik, peningkatan produktivitas pertanian, penerapan sistem cluster di sektor pertanian perlu disinergikan dengan segenap pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah,” tutur Menko Darmin.

Sedangkan dalam rangka memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah, TPIP segera menyelenggarakan rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian inflasi 2019 yang mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi Pengendalian Inflasi untuk Penguatan Ekonomi yang Inklusif.” Rencananya akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

“Langkah-langkah tersebut diyakini akan terus memperkuat kualitas koordinasi pengendalian inflasi, dan mendukung sinergi kebijakan moneter dan fiskal dalam mengelola kondisi makroekonomi yang sehat serta kebijakan-kebijakan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah yang memperbaiki konektivitas dan kelancaran distribusi,” kata Darmin.

Pertemuan itu dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, Wamenkeu Mardiasmo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Budi Waseso, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. (Dra)

Anda mungkin juga berminat