Semester Satu, Pendaftar Haji di BNIS Karawang Tembus 225 Nasabah

223

KARAWANG (Garudanews.id) – Antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah haji di wilayah Karawang dan sekitarnya sangat besar. Hingga tanggal 5 Juli 2019, jumlah calon jamaah haji reguler yang sudah mendaftar di BNI Syariah Cabang Karawang diketahui mencapai angka 225 nasabah.

Kepala Cabang BNI Syariah Karawang, Kurniawan Eko Budi mengatakan, jumlah tersebut merupakan angka pendaftar haji pada semester satu dari bulan Januari sampai Juni 2019.

“Ghirah masyarakat Karawang untuk berhaji sangat besar, meskipun waiting list (daftar tunggu) haji di Karawang sekitar 15 tahun,” ungkap pria yang akrab disapa Wawan ini.

Wawan menjelaskan, nasabah yang sudah terdaftar adalah nasabah yang sudah menyetor uang Rp25 juta untuk selanjutnya didaftarkan di Kementerian Agama (Kemenag) dan mendapatkan porsi haji. Setelah mendapatkan porsi haji, pelunasan dilakukan nasabah ketika akan berangkat.

Selain haji reguler, BNI Syariah juga melayani haji khusus dengan biaya sekitar 4000 US Dollar dengan estimasi masa tunggu sekitar 5 tahun. Untuk pemberangkatan haji khusus ini langsung dihandle oleh penyelenggara haji.


Kepala Cabang BNI Syariah Karawang, Kurniawan Eko Budi

Sementara untuk produk tabungan haji di BNI Syariah, kata Wawan adalah BNI Baitullah iB Hasanah, dimana setoran awal untuk tabungan ini sebesar Rp500 ribu. Produk ini juga dilengkapi dengan kartu haji dan umroh sebagai kartu ATM/debit yang dapat digunakan di tanah suci dan tanah air.

Untuk melayani tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah umroh, kata dia, pihaknya membuka layanan dana talangan umroh, dimana pelunasan biaya umroh bisa dilakukan setelah jamaah menunaikan ibadah umroh.

Pada kesempatan tersebut, dirinya mengaku jika BNI Syariah Cabang Karawang juga tengah berencana melaunching program umroh khusus untuk warga karawang. Dalam program ini, BNI Syariah bekerjasama dengan salah satu travel dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karawang yang ke 386 pada tanggal 14 September 2019 mendatang.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk beribadah umroh, mengingat masa tunggu haji yang cukup lama. Untuk pemberangkatan umroh sendiri sekitar bulan Oktober dan November mendatang,” terangnya.

Wawan menerangkan, BNI Syariah telah bekerjasama dengan sejumlah biro perjalanan haji dan umroh, sehingga ia berharap program ini akan menjadi signature event di Karawang. Dirinya juga mengaku jika antusiasme masyarakat cukup besar terhadap program ini, maka program ini akan dijadikan kegiatan rutin.

Disinggung mengenai jadwal launching program ini, Wawan mengaku jika program ini kemungkinan akan dilaunching sekitar akhir bulan Juli atau awal bulan Agustus mendatang, setelah itu baru dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Spiritnya adalah bagaimana agar masyarakat lebih mudah untuk berangkat ke tanah suci. Pola pembayarannya pun bisa secara cash, dana talangan atau dengan hasanah card yaitu kartu pembayaran berbasis syariah,” paparnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana untuk memberikan insentif khusus kepada para guru, seperti kemudahan pembayaran atau tambahan lainnya. “Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada para guru yang telah berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat