Terkait OTT KPK, LAMI akan Kawal Proses Hukum Gubernur Kepri

1.236

KEPULAUAN RIAU (Garudanews.id) – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dan menetapkan Gubernur Kepri tersangka bersama 3 orang lainnya

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan Gubernur Kepri di kediamannya. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan uang tunai SGD 6.000, diduga terkait dengan kewenangan pemberian izin lokasi untuk rencana reklamasi di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami mendukung langkah KPK dalam pemberantasan korupsi di Kepri dan kami juga mengapresiasi yang telah berhasil OTT Gubernur Kepri,” ucap Koordinator DPD LAMI Kepulauan Riau, Abdul Karim alias Agus Ramdah sapaan akrabnya kepada awak media, Kamis (11/7).

Dikatakan dia, sangat disayangkan terjadinya Korupsi di lingkungan Pemerintahan Kepulauan Riau, menurut dia, padahal Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) telah melakukan aksi damai ke Gubernur agar tidak merusak lingkungan dan mengingatkan Pemerintahan Kepri agar sesuai prosedur serta aturan agar tidak terjadi penyelewengan wewenang.

“Kami dari Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia telah mengingatkan pejabat Pemerintah Kepri dalam beberapa kegiatan kami, agar tidak terjadinya penyelewengan serta lingkungan Kepulauan Riau bisa dirasakan serta diuntungkan masyarakat,” tuturnya.

Agus menegaskan, LAMI akan mengawal kasus tersebut hingga di meja hijau pengadilan selesai.

“Kami akan terus kawal kasus ini (OTT Gubernur Kepri-red) hingga selesai di persidangan,” tegas dia.

Pihaknya, juga meminta KPK agar mengusut tuntas yang ikut terlibat dalam kasus tersebut untuk diproses hukum juga sesuai dengan aturan. (Red)

Anda mungkin juga berminat