Tim T4P Polres Bantaeng Berhasil Menciduk Pelaku Curas dan Jambret

338

BANTAENG (Garudanews.id) – Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya dan Profesional (T4P) Polres Bantaeng, Sulawesi Selatan berhasil meringkus pelaku  pencurian dengan kekerasan dan jambret berinisial MT (21) warga Kadang Kunyi Kecamatan Gantarang Keke Bantaeng, pada Kamis (4/7) siang. Pelaku diduga kerap beraksi di sepanjang bulan Januari 2019.

Rahma Kurnia, salah saru korban dari perbuatan tersangka tersebut, melaporkan kejadian itu di Polres Bantaeng kemarin siang. “Saya dalam perjalanan  pulang dari pantai Seruni menuju rumah di kampung Gallea, saat itu saya hendak belok ke lorong rumah saya tiba tiba dari arah belakang datang sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang langsung menendang sepeda motor saya. Sebelumnya saya tidak mengenali kedua pelau tersebut. Kemudian pelaku langsung menarik handphone milik saya yang disimpan di laci depan motor saya kemudian kedua pelaku tersebut langsung kabur,” tutur Rahma di hadapan penyidik.

Berdasarkan keterangan laporan korban di Polres Bantaeng, maka personil Satraskrim, dari hasil keterangan korban, tim T4P langsung melakukan penelusuran jejek pelaku.

“Berdasarkan keterangan dari korban kami mendapatkan informasi tentang ciri ciri sepeda motor dan ciri ciri pelakunya,” ujar salah seorang penyidik.

Selanjutnya Tim menuju lokasi, benar saja, akhirnya pihak kepolisian berhasil menemukan pelaku berinisial MT beserta barang bukti hasil rampasannya.

Guna dilakukan proses hukum, selanjutnya pihak Polres Bantaeng menggelandang pelaku ke Mapolres guna mempertanggungjawabkan hasil perbuatannya tersebut.

Saat dilakukan penyidikan MT mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama-sama dengan temannya lelaki B yang (DPO). Saat itu dia boncengan sedang kan yg mengendarai motor adalah lelaki ABBI dimana sebelum sdh merencanakan bersama bahwa akan mencuri HP.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu buah sepeda motor dan 1 buah hand phone untuk dijadikan pendukung dalam proses hukum.Tersangka  dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (Jufri/HNN)

Anda mungkin juga berminat