Warga Terdampak DDT Lakukan Pertemuan Dengan Kapolres Metro Bekasi Kota

367

BEKASI (Garudanews.id) –WargaRw 02 kelurahan Kalibaru, Medan Satria Bekasi mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Indarto di Aula Mapolrestro Bekasi Kota Pada Kamis (11/07).

Warga yang berjumlah 20 orang melakukan audensi dengan Kapolres terkait dengan tempat tinggal mereka yang terkena dampak pembangunan Duble Duble Track (DDT)  PT Kereta Api Indonesia.

“Dalam pertemuan tadi, kapolres berjanji akan segera memediasi untuk pertemuan warga korban penggusuran dengan kementerian perhubungan,” ujar Tomus Pardede, Kuasa Hukum warga Rw 02 kelurahan Kalibaru usai melakukan pertemuan dengan Kapolres.

Lebih lanjut, menurut Mahrus Ali, yang juga kuasa hukum warga berharap bahwa nantinya  ada kesepakatan antara warga dengan PT. Kereta Api. Namun begitu, proses hukum yang sedang berjalan atas gugatan warga ke Pengadilan Negeri Kota Bekasi akan terus berlanjut.

“Upaya untuk mempertemukan warga dengan pihak kereta api akan terus dilakukan sampai adanya kepastian hukum, namun, gugatan yang sudah diajukan dan sedang berjalan akan  dilanjutkan,” kata Mahrus Ali.

Sekedar diketahui, sebanyak 29 bidang tanah hak milik, dari 27 Kepala Keluarga (KK) warga Rw 02 kelurahan Kalibaru, Medan Satria Bekasi menjadi korban terdampak dari pembangunan Duble Duble Track (DDT). Warga menginginkan penggantian yang sepadan atas tanah mereka. (Mam).

Anda mungkin juga berminat