BKSDA Provinsi Aceh Tempatkan Empat Ekor Gajah Jinak di CRU Cot Girek

332

ACEH UTARA (Garudanews.id) – Eskalasi konflik yang kian tinggi antara manusia dan gajah, membuat pemerintah membangun Conservation Response Unit (CRU) di beberapa wilayah. Tujuannya untuk meredam dan mereduksi konflik.

Salah satunya adalah CRU yang terletak di Dusun Alue Buloh Kecamatan Cot Girek, yang siap dibangun sekitar akhir 2017 lalu, kini di CRU tersebut ditempati empat ekor gajah jinak, yaitu Affan, Otto, Marni dan meulu, keempat gajah tersebut didatangkan dari PLG (Pusat Latihan Gajah) Sare, Aceh Besar, Sabtu (24/08).

Ketua TIM PLG Aceh Andi Aswinsyah mengatakan, meskipun CRU tersebut sudah siap dibangun pada akhir 2017 lalu, namun sempat tidak ditemapti karena kurangnya air.

“Kemarin itu terjadi sedikit kendala, masalah air untuk gajah, air untuk mahot mandi, untuk kebutuhan hari hari, dan sekarang sudah terpenuhi kayak sumber air sudah ada, air untuk gajah sudah ada dan sudah selayaknya gajah kita bawa kemari,” ucap Andi.

Keempat gajah tersebut, lanjut Andi, diletakkan CRU, karena syarat berdiri nya CRU itu, harus ada empat ekor gajah bersama empat orang Mahot (Pawang)

“Keempat gajah tersebut untuk membantu penanganan Konflik gajah liar yang selama ini terjadi di Aceh Utara,” jelas Andi.

Dirinya berharap, untuk kedepan dengan hadirnya empat ekor gajah ini, diharapkan konflik gajah dan manusia bisa teratasi minimal mengurangi. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat