Ketua DPR Minta Alokasi Dana Pendidikan agar Tepat Sasaran

219

JAKARTA (Garudanews.id) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta alokasi dana pendidikan sebesar 20% pada tahun 2020 yang diperuntukkan bagi wajib belajar 12 tahun dan pembenahan atau revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar tepat sasaran.

Untuk itu, pihaknya mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk bekerjasama terkait alokasi dana pendidikan ke setiap daerah.

Selain itu, politisi Golkar itu juga meminta agar semua pihak meningkatkan pengawasan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar anggaran pendidikan yang dialokasikan ke daerah tersebut tepat sasaran peruntukkannya dan tidak disalahgunakan.

“Mendorong Kemendikbud dan Pemda untuk dapat berkoordinasi terkait implementasi anggaran untuk pendidikan, baik penggunaan anggaran dari pusat maupun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), agar dapat digunakan secara efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata,” ujar Bamsoet seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (20/8).

Bamsoet mengimbau Kemendikbud agar Dinas Pendidikan memiliki integritas yang tinggi dalam mengimplementasikan anggaran pendidikan untuk kepentingan pendidikan, serta meminta Dinas Pendidikan untuk memberikan laporan penggunaan anggaran pendidikan secara berkala kepada pusat.

“Pemerintah harus menerapkan sistem reward and punishment kepada daerah yang paling efektif dalam menggunakan anggaran pendidikan (reward). Jika terbukti menyalahgunakan anggaran pendidikan (punishment), sehingga setiap daerah terpacu untuk dapat mengimplementasikan anggaran pendidikan secara efektif dan efisien,” pungkasnya. (DRA)

Anda mungkin juga berminat