Mentan Copot Pejabat yang Terlibat Kasus Suap Impor Bawang Putih

Buntut Kasus Penggeledahan KPK

272

JAKARTA (Garudanews.id) – Buntut dari operasi tangkap tangan Komisi Pembahasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap izin impor bawang putih, yang menjerat politisi PDIP dari Komisi VI DPR, I Nyoman Dhamantra, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot pejabat dari eselon II, III, dan IV yang diduga terlibat kasus dalam tersebut.

“Bapak Mentan mengambil langkah tegas dengan mencopot seluruh pejabat Eselon II, III dan IV yang terkait dalam kasus impor bawang putih, terkait dengan verifikasi wajib tanam bawang putih di Ditjen hortikultura,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Justan Siahaan di Kantor Pusat Kementan Jakarta, Selasa (13/8).

Dalam kasus tersebut, KPK pada Senin (12/8) melakukan penggeledahan di Kantor Direktorat Jenderal Hortikultura dan menyita sejumlah dokumen terkait Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Justan menjelaskan keputusan Mentan untuk mencopot sejumlah pejabat agar memberikan ruang seluasnya bagi KPK untuk melakukan penyelidikan.

Menurut dia, Kementan sangat terbuka bagi KPK untuk mengumpulkan informasi dan mengungkap kasus suap impor bawang putih secara terang benderang, sehingga masyarakat jelas dalam melihat masalah ini.

Meski sebenarnya belum diketahui keterlibatan pejabat Kementan, Mentan merasa perlu mengambil langkah tegas, konkret dan segera sebagai komitmennya dalam anti korupsi.

“Sejak awal, Kementan telah kerja sama dengan KPK, dan secara khusus menempatkan tiga personel KPK di Kementan untuk pencegahan korupsi,” pungkasnya. (Red)

Anda mungkin juga berminat