Pilpres Diusulkan Kembali Dipilih Melalui MPR

245

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemilihan Presiden (Pilpres) pada periode mendatang diusulkan dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), seperti pada Pemilu 1999. Hal itu diungkapkan Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam sebuah diskusi rilis survei nasional oleh Cyrus Network di Ashley Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/8).

“Apa enggak sebaiknya Pilpres dikembalikan lagi ke MPR,” kata politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu.

Bamsoet menjelaskan alasan presiden oleh MPR karena kerumitan dalam pelaksanaan Pilpres 2019 yang juga mengakibatkan polarisasi tajam di masyarakat.

Selain itu, juga dapat mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara.

“Ini pertanyaan publik. Kalau begini keruwetannya dan mahalnya begini kenapa enggak dikembalikan ke MPR saja,” tuturnya kemudian.

“Ini kan keinginan sebagian orang tapi apa enggak sebaiknya Cyrus juga uji ke publik. Kalau memang mau dikembalikan ke MPR ya UUD harus kita amandemen,” tambah Bamsoet.

Namun ia menegaskan, sistem pemilu apapun yang akan dijalankan harus sesuai dengan keinginan mayoritas rakyat.

“Bagi kami di DPR dan MPR suara publik terbanyak yang kita dahulukan. Kita petakan suara publik secara demografi bisa kita lihat bagaimana sebenarnya keinginan masyarakat kita,” katanya. (Red)

Anda mungkin juga berminat