Polrestro Bekasi Kota Kembali Ringkus Pengedar Shabu Di Wilayahnya

487

BEKASI, (Garudanews.id) – Peredaran gelap narkotika di Kota Bekasi semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari beberap kasus penyalahgunaan narkotika yang berhasil diungkap jajaran Polres Metro Bekasi kota dalam bulan Juli hingga awal Agustus ini. Polisi menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu di perumnas 2 Bekasi Selatan pada Selasa 6 Aguatus lalu.

“Berawal dari petugas mendapatkan informasi dari masyarakat  bahwa di TKP sering terjadi penyalahgunaan narkoba ,kemudian anggota subnit 3 mendatangi tempat yang di maksud dan dilakukan penangkapan terhadap satu  orang laki laki,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi, Sabtu (10/08).

Tersangka yang berinisial FSB (21) warga Bintara, Bekasi Barat itu ditangkap ketika berada di depan SMA 2 Kota Bekasi. Polisi yang melakukan penggeledahan mendapati barang bukti di saku tersangka.

“Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan dapat ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus bekas rokok gudang garam filter yang didalamnya terdapat 1 (satu) bungkus kertas putih yang didalamnya berisikan narkotika jenis tanaman ganja dengan berat brutto 3,95 gram dan barang bukti tersebut di akui tersangka milik nya yang  dapat dengan cara membeli,” tambahnya.

Menurut keterangan tersangka FSB, barang bukti shabu tersebut ia dapatkan dari tersangka lain berinisial D yang kini menjadi DPO unit 2 Subnit 3 Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota.

Sebelumnya, di tempat yang berbeda di wilayah Bekasi Selatan, polisi juga meringkus seorang pemuda yang membawa shabu di depan Mega Mall, Bekasi Selatan. Pelaku berinisial MH (26) ditangkap berikut barang bukti shabu seberat 0,53 gram, sedangkan pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya masih DPO.

Barang bukti yang disita dari tersangka HM (26) yang ditangkap di depan Mega Mall Bekasi pada pukul 11:00 wib pada Selasa 6 Agustus 2019

Dari tangan kedua tersangka tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti berupa bungkus rokok untuk menyimpan barang haram itu, jaket dan handphone tersangka.

Kedua tersangka tanpa  hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli, menukar, atau menyerahkan serta memiliki, menyimpan dan menguasai narkoba golongan I jenis tanaman ganja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 111 ayat (1)  UU RI No.35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 20 (Dua puluh tahun) penjara atau denda 5.000.000.00,00 (Lima Miliar Rupiah). (Mam)

Anda mungkin juga berminat