Program Listrik Desa Jangkau Warga Oebou

240

ROTE NDAO, (Garudanews.id) – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, energi listrik bukan hal yang baru. Namun berbeda dengan warga Dusun Danoheo Desa Oebou Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao. Listrik menjadi barang yang amat berharga bagi sebagian masyarakat yang bermukim di wilayah terpencil tersebut.

Agus Tode (40) warga Desa Oebou yang berprofesi sebagai buruh tani, menuturkan penantian panjangnya untuk merasakan listrik akhirnya tiba.

“Saya senang sekali, akhirnya ada listrik di desa kami bisa terang terus toh desa kami,” ucap Agus, Rabu (31/1).

Sementara itu, peran Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut cukup efektif dalam mensosialisasikan program listrik masuk desa.

“Warga binaan yang mendapatkan kaca sehen PLN agar segera melaporkan ke PLN untuk mendapatkan pelayanan instalasi bisa juga melalui bhabin Desa Oebou, Oeseli dan pulau Landu,” kata Babinkamtibmas Brigpol Marsel B.W. Henukh.

Menurutnya, setiap harinya mendampingi warga desa untuk mengikuti setiap proses pengadaan listrik mulai dari pemilihan titik pemasangan tiang, pemasangan meteran hingga pemasangan kabel ke tiap-tiap rumah.

“Dengan adanya pasokan aliran listrik masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Sitkamtibmas yang aman dan damai di desa,” katanya.

Sementara itu, Marsel, Kepala PLN Area Rote mengatakan dalam mengalirkan listrik ke desa-desa tantangan yang paling sulit adalah akses menuju desa yang ekstrem.

“Banyak tantangan yang kami hadapi dalam pemasangan listrik di desa-desa terutama pedalaman Rote, diantaranya mobilisasi alat karena medan yang sangat berat, yakni sebrang pulau seperti Pulau Landu, tetapi berkat bantuan Pemerintah dan Babimkamtibmas terasa mudah,” kata Marsel. (Dance Henukh)

Anda mungkin juga berminat