Politisi Demokrat Ini Tolak Bergabungnya Bekasi ke DKI

271

JAKARTA (Garudanews.id) Wacana pemekaran wilayah Bekasi menjadi wilayah provinsi DKI Jakarta rupanya menjadi pro dan contra di mata masyarakat dan anggota dewan,seperti halnya anggota DPRD DKI dari fraksi Demokrat, Neneng Hasanah. Tidak setuju dengan adanya rencana tersebut, ia menilai rencana tersebut akan berdampak negatif untuk warga Jakarta.

“Kalau dilihat akan berdampak negatif harus ada persetujuanlah kalau ada pemekaran, apalagi Jakarta sekarang sudah padat. Tambah lagi Bekasi ada Kabupaten dan sebagainya jadi makin tambah padat,” kata Neneng Hasanah saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin

Ia juga menjelaskan jika kota Bekasi ingin jadi bagian dari Provinsi DKI Jakarta. Harus mempunyai manfaat bagi DKI jakarta.

“Jakarta itu luas, kita punya pulau seribu. Kalau bekasi masuk jakarta harus dilihat urgensinya apa manfaat buat DKI apa. Terus dengan masuk penduduk bekasi DKI akan bertambah,lalu KTP bekasi juga akan berubah kepenpudukan. Jadi banyak negatifnya,”jelasnya.

“Kalau pun mau harus ada UUD pemekaran DKI butuh gak pemekaran, memang dki menunggu pusat untuk pemekaran.
UUD 23 tahun 2014,”tambahnya.(Hnn)

Anda mungkin juga berminat