Agus Rahardjo Mengaku Tak Dilibatkan Dalam Revisi UU KPK

270

JAKARTA (Garudanews.id) – Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden Jokowi. Sebab, selama proses penggodokan revisi UU KPK yang sudah disetujui oleh Pemerintah, pihak KPK tidak pernah dilibatkan.

“Yang sangat kami prihatin dan mencemaskan adalah mengenai RUU KPK, karena sampai hari ini kami draf yang sebetulnya saja kami tidak mengetahui, jadi rasanya pembahasannya seperti sembunyi-sembunyi. Kemudian saya juga mendengar rumor, dalam waktu yang sangat cepat kemudian akan diketok, disetujui,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo  saat konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/9).

Agus menuturkan, bahwa pihaknya ingin bertemu dengan Jokowi untuk membahas revisi UU KPK.

Dalam kesempatan itu, pimpinan yang hadir adalah Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (yang pagi tadi mengajukan pengunduran diri) dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Turut hadir juru bicara KPK Febri Diansyah. Sementara itu, dua pimpinan KPK yang tak terlihat adalah Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Alexander Marwata.

Agus menegaskan menyerahkan seluruh tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden RI Jokowi.

“Kami pimpinan, yang merupakan penanggung jawab tertinggi di KPK, dengan berat hati pada hari ini, Jumat, 13 September 2019, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden RI. Kami menunggu perintah,” jelasnya. (Dra)

Anda mungkin juga berminat