Akibat Kebakaran Hutan, Negara Dirugikan Triliunan Rupiah

273

PEKANBARU (Garudanews.id) –  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pekanbaru, Riau, kerugian negara diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Pernyataan itu dikemukakan Koordinator Pusat Studi Lingkungan Hidup, Universitas Riau Dr Suwondo MS. 

Menurutnya, kerugian materiil sebesar Rp50 triliun lebih akibat kabut asap karhutla melanda daerah itu sejak beberapa bulan terakhir.

“Kerugian sebesar Rp50 triliun itu berasal dari terganggunya aktivitas perdagangan, jasa, kuliner, perkebunan, dan kerugian waktu delay dari aktivitas penerbangan,” kata Suwondo di Pekanbaru, Kamis (19/9).

Suwondo mengatakan dampak asap karhutla tersebut telah memicu kerugian ganda, untuk semua sektor kehidupan, ekonomi, sosial, ekologi, pertanian dan perkebunan, jasa dan lainnya .

Ia meragukan apakah kasus yang sama pada tahun sebelumnya mesti terulang lagi. Sebab, fakta saat ini mengindikasikan untuk Riau bakal mengalami kerugian yang sama saat bencana asap tahun 2015.

“Kalau bencana asap tahun 2019 lebih lama terjadi, atau sama kondisi asap tahun 2015, maka akan lebih berbahaya lagi. Fatalnya Riau mengalami kerugian ekonomi bisa mencapai Rp120 triliun lebih, sama kerugaian yang dialami pada bencana asap tahun 2015,” katanya.

Ia menekankan bahwa bencana asap terjadi tahun 2015 dengan komparasi luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 500.000 hektare. sedangkan bencana asap tahun 2019 dengan hutan dan lahan terbakar sudah mencapai 300.000 hektare. (Ant/Red)

Anda mungkin juga berminat