Dinas PMD Rote Ndao Imbau Kades Kembangkan TTG Pedesaan 

239

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Rote Ndao, Rabu (18/9) mengelar Pengembangan Teknologi Tepat Guna Pedesaan, kegiatan itu berlangsung sehari dilaksanakan di aula Auditorium Ti’I Langga Permai

Kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek dihadiri para kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao dan para Fasilitator Dana Desa.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek  berharap agar para kepala desa dapat memanfaatkan kegiatan TTG tersebut untuk membantu mensosialisasikan atau memfasilitasi masyarakat akan pentingnya penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan potensi sumberdaya alam yang cukup melimpah di desa.

Begitu juga dengan Pemerintah Daerah khususnya kabupaten/ kota. Dukungan tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan kelembagaan masyarakat yang telah terbentuk di daerah, yaitu Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek).

Fungsi Posyantek itu sendiri tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi tepat guna, melainkan juga diarahkan untuk mampu menjembatani masyarakat pengguna teknologi dengan sumber TTG (inventor/ inovator TTG).

“Di samping itu, Gelar TTG juga membuka peluang bagi para pengusaha untuk berinvestasi dalam mengembangkan TTG di daerah. Dukungan kalangan dunia usaha sangat   dibutuhkan dalam  memproduksi  alat TTG dengan tingkat harga yang terjangkau masyarakat. Dunia pendidikan juga dapat berperan dalam menciptakan teknologi tepat guna berbasis kearifan lokal,” ujar Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus Saek saat memberikan sambutannya.

 

Ditempat Terpisah, Kepala PMD Kabupaten Rote Ndao, James K. Therik  mengatakan teknologi tepat guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah, serta menghasilkan nilai tambah dalam aspek ekonomi dan aspek lingkungan.

Dikatakanya, sasaran pengembangan TTG untuk mengatasi penganguran, masyarakat Miskin, Putus sekolah dan penyandang disabilitas, oleh karena itu perlu innovator, investor dan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek).

Ia mengatakan tujuan Pengembangan TTG Untuk itu, kata dia, sangat penting dikembangkan secara menyeluruh pembangunan keunggulan kompetitif atau berdaya saing, perekonomian yang berbasis sumber daya alam yang tersedia, SDM yang berkualitas dan berjiwa entrepreneur, serta kemampuann ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Teknologi merupakan salah satu faktor pendorong perubahan di bidang ekonomi maupun sosial budaya masyarakat, karena TTG jika dimanfaatkan secara tepat dan optimal dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi dan memberikan nilai tambah bagi kegiatan ekonomi produktif masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, dirinya berharap para kepala desa menggunakan dana desa sebaik mungkin untuk berinovasi dengan melibatkan semua komponen terkait sesuai dengan regulasi Teknologi tepat Guna menurut PDTT Nomor 23 Tahun 2017, dimana teknologi itu harus disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.

“Jangan bangun embung tidak bisa digunakan untuk kebutuhan bercocok tanam dan juga untuk kebutuhan air bagi ternak,” kata James Therik. (Dance Henukh)

Anda mungkin juga berminat