Ekowisata Gajah di Cot Girek Mulai Menarik Perhatian

445

ACEH UTARA (Garudanews.id) – Design Project ekowisata gajah yang sempat diekplor tim Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI mulai menarik perhatian sejumlah kalangan untuk mengenal lebih dekat.

Anggota DPRK Aceh Utara, Nasrizal atau Cek Bay yang juga putra daerah Kecamatan Cot Girek turut mengambil waktu mengunjungi kawasan ekowisata tersebut di Conservation Respone Unit (CRU) Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara pada Sabtu (14/9).

Setibanya pada Sabtu siang, Cek Bay yang ditemani dua orang rekannya turut disambut oleh Affan si gajah jantan BKSDA Aceh. Gajah sumatera inipun justeru memberikan penghormatan kepada Cek Bay dengan cara menunduk dan mengangkat belalai dipandu oleh sang Mahout.

Tidak menyiakan waktu, Cek Bay justeru memberikan pakan kepada Affan berupa batang tebu. Gajah cerdik itupun langsung memakannya dengan lahap, sesekali ia melambaikan belalainya keatas yang mungkin sebagai petanda untuk memintanya lagi.

Dalam hal ini Cek Bay menyambut baik dan mendukung kawasan tersebut dijadikan ekowisata gajah apalagi telah dilakukan survey design project oleh IKKON Bekraf RI yang akan dipamerkan pada awal November 2019.

Namun menurutnya, juga harus menjalani fungsi utama yaitu keberadaan CRU dengan melibatkan empat ekor gajah jinak untuk meminimalisir ancaman gangguan gajah liar yang kerap memasuki areal perkebunan warga setempat.

“Saya melihat, disini banyak potensi yang bisa dijadikan ekowisata dan saya mendukung. Namun, jika ekowisata gajah mulai berjalan juga harus mengingat fungsi utama adanya CRU di tempat ini yaitu meminimalisir gangguan gajah liar,” ujar Cek Bay didampingi Leader CRU Cot Girek, Zaikyattuddin Syah.

Cek Bay dalam hal ini juga berharap adanya perhatian dari Pihak terkait maupun Pemerintah Daerah setempat dengan bersinergi dalam mempercepat ekowisata gajah, terutama perbaikan jalan dan listrik. Pasalnya, akses menuju CRU menjadi kendala utama bagi warga setempat dan CRU setiap hujan mengguyur.

“Saya kira ini perlu juga perhatian daerah khususnya Aceh Utara bila tempat ini kita manfaatkan untuk ekowisata supaya generasi kita lebih mengetahui satwa terutama satwa jenis gajah. Pun dapat mendongkrak PAD Aceh Utara karena potensi wisata di Cot Girek sangat bagus,” terang Cek Bay.

Dilain tempat Cek Bay juga menyasar tempat-tempat yang memiliki potensi untuk dijadikan wisata, salah satunya waduk atau yang disebut Dam Lima tak jauh dari perkantoran PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I). (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat