Fraksi PKS dan Gerindra Tolak Eksekusi Lahan Warga Kampung Pilar

157

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak eksekusi pemukiman warga Kampung Pilar yang akan dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto, ketika Warga Kampung Pilar menyambangi ruang Fraksi PKS.

“Jelas kita (PKS) menolak akan adanya eksekusi penggusuran di pemukiman warga kampung pilar. Hari ini kita berbicara mengenai kemanusiaan. Saya sebagai penyambung lidah rakyat akan terus mengawal warga Kampung Pilar hingga putusan tersebut dibatalkan,” ungkap Budiyanto ketika berdialog dengan Warga Kampung Pilar, Senin (9/9).

Senada dengan Fraksi PKS, Fraksi Gerindra dan Golkar juga menyatakan dukungannya terhadap penolakan eksekusi Kampung Pilar yang dilakukan oleh PN Cikarang dan akan mengadakan rapat koordinasi mengenai penyelesaian kasus persengketaan lahan yang dialami oleh warga Kampung Pilar.

“Kami sepakat akan terus membela warga Kampung Pilar dan menolak rencana eksekusi lahan milik warga itu,” kata Husni Thamrin dari Fraksi Partai Gerindra.

Perlu diketahui, keresahan warga Kampung Pilar kembali terusik setelah surat edaran Rapat Koordinasi atau (Rakor) Eksusisi Perkara No: 4/Del.Eks/2019/PN Ckr Nomor : 57/eks/2011/PN Bks Jo. Nomor:234/Pdt.G/2011/Pn Bks tanggal 18 Juli 2019 beredar di masyarakat. Padahal warga Kampung Pilar sudah mempunyai hak atas tanah berdasarkan keputusan Kasasi yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (MA) dengan putusan No. 1570 K.Pdt/2007, hasilnya dimenangkan oleh warga. (red)

Anda mungkin juga berminat