Harga Bapokting di Pasar Tradisional Kota Sukabumi Tidak Terpengaruh Musim kemarau

196

SUKABUMI (Garudanews.id) – Harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah Pasar Tradisional Kota Sukabumi tidak terpengaruh oleh musim kemarau panjang yang akan berakhir pada bulan September mendatang.

“Berdasarkan pantauan kami hingga saat ini harga bapokting masih tergolong stabil,”jelas Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperidag) Kota Sukabumi, H. Sihombing kepada garudanews.id, Senin (16/9).

Kata Sihombing, hasil monitoring harga Bapokting di beberapa pasar pada Kamis (12/9) lalu, menunjukan harga normal.

Misalnyaharga tomat yang dibeberapa daerah lain mengalami penurunan harga yang signifikan, masih stabil di harga Rp 5.000/kg untuk tomat kecil, dan Rp 6.000/kg untuk tomat besar.

Beras premium kelas I Rp12.000/kg, harga terendah beras Rp 7.500/kg. Untuk daging sapi Rp 110.000/kg, daging ayam broiler Rp 33.000/kg, Ayam kampung Rp 70.000/ekor.

“ Harga masih Cabe TW Rp 30.000/kg, Cabe hijau besar Rp 24.000/kg, dan Cabe lokal. Rp 35.000/kg. Begitupun dengan Cabe keriting merah masih diharga Rp 45.000/ kg,” jelasnya.

Lanjut Sihombing, sampai saat ini semua stok Bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.

“Pemantauan terus kita lakukan untuk menjamin ketersediaan dan penyalurannya aman,”kata Sihombing. (Ded)

Anda mungkin juga berminat